Disatukan Darah Polska

Dua pencapaian besar diraih Angelique Kerber, 28 tahun, di New York, Amerika Seri kat, Ahad dua pekan lalu. Ia memastikan diri menjadi petenis nomor satu dunia, lalu melengkapi pencapaian bergengsi itu dengan menjuarai turnamen Grand Slam Amerika Serikat Terbuka. Tapi tak ada selebrasi gila-gilaan untuk merayakannya.

Padahal, setelah menjuarai Australia Terbuka pada Januari lalu, petenis asal Jerman ini langsung menceburkan diri ke Sungai Yarra di Melbourne, bersama pelatihnya. ”Kali ini kami hanya minum dan menikmati makan malam,” katanya, lalu tertawa. Kerber memastikan diri menjadi petenis nomor satu setelah lolos ke fnal turnamen Amerika Serikat Terbuka dengan mengalahkan petenis Denmark, Caroline Wozniacki, 6-4 dan 6-3.

Berapa Jumlah Gerakan Janin Hari Ini

Seberapa sering janin bergerak dan seberapa kuat gerakannya bisa menjadi acuan awal apakah janin dalam kondisi sehat atau gawat. Pasti bahagia banget, ya, Ma, saat bisa merasakan janin bergerak untuk pertama kalinya.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Setelah di trimester pertama Mama hanya bisa merasakan kehidupan sang buah hati lewat suara detak jantungnya tatkala melakukan pemeriksaan USG, kemudian masuk trimester kedua atau dimulai pada minggu ke-16, Mama bisa merasakan tanda-tanda kehidupan yang lebih nyata: janin bergerak! Senangnya bukan main. Namun, bila di usia kehamilan 16 minggu, Mama belum merasakan gerakan “lembut” yang kadang hanya berupa denyutan pada perut, sebaiknya tak perlu panik.

Soalnya, untuk kehamilan anak pertama, biasanya mamil baru akan merasakan gerakan janin di sekitar minggu ke-18 dan 20, sedangkan mamil yang sedang mengandung anak kedua, biasa saja sudah merasakan gerakan janin di kisaran minggu ke-16 atau 18. Dengan kata lain, pengalaman pertama merasakan janin bergerak bisa berbeda pada tiap mamil. CUKUP 10 GERAKAN Dengan memantau gerakan janin, Mama jadi lebih tahu jam berapa saja biasanya janin senang diajak main dan bergerak.

Atau, pada jam berapa ia beristirahat atau mungkin sedang tertidur. Dengan begitu, Mama tahu kapan waktu yang tepat untuk menghitung gerakannya sambil mengajaknya bicara. Namun yang utama, mengamati gerakan janin dinilai menjadi cara paling mudah untuk mendeteksi kesejahteraannya di dalam rahim. Apakah ia dalam kondisi baik atau sebaliknya. Janin cukup pintar untuk memberi tahu tentang segala kondisi yang ia alami.

Saat ada kondisi yang membuatnya merasa tak nyaman, respons yang paling mudah dideteksi ialah gerakannya yang semakin berkurang atau malah tak ada sama sekali. Sehingga, menghitung gerakan janin diharapkan bisa menghindari janin dari risiko yang disebabkan kondisi gawat janin, seperti risiko kematian dalam kandungan. Sebenarnya, sejak Mama bisa merasakan gerakan janin sudah disarankan untuk menghitung berapa banyak gerakan yang dibuat oleh buah hati dalam satu hari. Nah, mulai minggu ke-28 untuk kehamilan tak berisiko dan minggu ke-24 untuk kehamilan dengan risiko, menghitung gerakan janin sudah menjadi “kewajiban” sehari-hari Mama.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Terpidana Di Panggung Pemilihan Bag3

Terpidana yang dihukum percobaan dibolehkan maju sebagai kandidat pilkada. Hadar Nafs Gumay, komisioner KPU, menyatakan bahwa Komisi harus mematuhi Pasal 9 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Pasal ini menyebutkan hasil konsultasi dengan DPR bersifat mengikat dan dituangkan dalam pedoman teknis Peraturan KPU. Lampu hijau yang membolehkan terpidana di panggung pilkada ini bisa dibilang langkah mundur dalam kualitas demokrasi kita. Hasil konsultasi DPR yang bersifat memajukan mutu demokrasi memang wajib dipatuhi. Namun, bila hal itu justru berdampak kontraproduktif dan melanggar undang-undang, Komisi berhak mengabaikan.

Sebagai lembaga independen yang mandatnya menjaga proses pemilihan yang jujur dan adil, KPU tak perlu ragu menyaring mana saja hasil konsultasi yang wajib dijalankan dan yang tidak. Kualitas konsultasi DPR ini juga menjadi semacam pengingat penting bagi KPU. Demi menjaga independensi dan marwah pemilu, Komisi sebaiknya segera mewujudkan rencana judicial review Pasal 9 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 ini. Jika pasal ini terus dipaksakan, KPU akan selalu berisiko tersandera kepentingan politik jangka pendek politikus Senayan.

Hipoglikemia Mengancam Otak Bayi Bag3

Lalu, bagaimana mencegah hipoglikemia pada bayi baru lahir? Mama pengidap diabetes perlu melakukan kontrol gula darahnya secara rutin selama kehamilan serta selama proses persalinan. Pemantauan ketat sesaat setelah proses persalinan juga penting, mengingat saat persalinan kadar insulin yang tinggi pada bayi (sebagai akibat tereksposnya bayi dengan kadar gula tinggi selama kehamilan), tidak hanya menurunkan kadar gula darahnya, akan tetapi juga menghalangi tubuhnya membentuk keton, asam laktat dan asam lemak bebas.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Asam lemak keton dan asam laktat adalah hasil metabolisme yang harus segera dibuang karena berbahaya. Zat berbahaya itu tidak terbentuk jika ada insulin yang menghalanginya. Untuk itu, sekali lagi, bayi perlu dipantau dan mungkin membutuhkan infus glukosa untuk mempertahankan kadar gula darahnya. Lebih penting lagi, segera terapkan inisiasi menyusu dini (IMD). Pemberian ASI sejak dini dapat meme nuhi kebutuhan nutrisi dan metabolik bayi baru lahir.

Kolostrum yang terdapat pada ASI di hari-hari awal juga sangat baik untuk mencegah dan mengatasi kadar gula darah rendah. Begitu ampuhnya kolostrum ini, asosiasi bidan di bagian postpartum/ pascapersalinan di Selandia Baru dan Australia, seperti dikutip ABNnewshealth.com, menyarankan pada pasiennya yang berisiko tinggi melahirkan bayi dengan kadar gula rendah, untuk memerah kolostrum mereka sebelum bayi lahir. Ini sebaiknya telah dimulai sejak kehamilan berusia sekitar 35 atau 36 minggu.

Sebagian besar pasien dapat memperoleh beberapa mililiter setiap hari dengan memerah menggunakan tangan dan sering kali seorang ibu dapat memiliki simpanan sebanyak 30 atau 40 ml sebelum bayinya lahir. Jika bayinya membutuhkan suplemen untuk mengontrol kadar gula darahnya, bayinya akan diberikan kolostrum, bukan susu formula. Selanjutnya, kontak kulit juga penting.

Penelitian menunjukkan, bayi dalam dekapan kehangatan kulit ibu yang terjadi saat IMD, dapat menjaga kadar gula darah, bahkan mempertinggi, daripada bila bayi dipisahkan dari ibunya. Bayi dikeringkan namun tidak dimandikan, sebelum dilakukan kontak kulit dengan ibunya. Bahkan jika ibu menjalani operasi sesar, meletakkan bayi kontak kulit pada ibunya memungkinkan dan diperlukan. Tentu, bayi yang memiliki risiko hipoglikemia akan terus dipantau kadar gula darahnya sampai sang ibu boleh membawanya pulang.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Meredam Perlombaan Senjata Nuklir Presiden

Korea Selatan Moon Jaein menolak kemungkinan pengembangan senjata nuklir di negaranya untuk menandingi Korea Utara. Menurut Moon, membalas aksi Pyongyang dengan senjata nuklir hanya akan mengancam perdamaian di Semenanjung Korea. ”Saya tidak setuju Korea Selatan mengembangkan senjata nuklir. Ini dapat menyebabkan perlombaan senjata nuklir di Asia timur laut,” kata Moon kepada CNN dalam wawancara pertamanya di televisi sejak uji coba nuklir keenam Korea Utara, Kamis pekan lalu.

Sebuah jajak pendapat terbaru Gallup Korea menunjukkan bahwa 60 persen responden mendukung Seoul punya senjata nuklir sendiri, sedangkan 35 persen lainnya menentang. Awal bulan ini, Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo menyarankan perlunya meninjau pemindahan senjata nuklir taktis Amerika Serikat

Asem-Asem Nangka Jagung ala Catering Nasi Tumpeng Jakarta Selatan

Asem-Asem Nangka Jagung ala Catering Nasi Tumpeng Jakarta Selatan – Bahan: 150 gr daging tetelan 2 lbr daun salam 2 cm lengkuas, memarkan 150 gr nangka muda, potong-potong, rebus 250 gr jagung manis, belah dua bagian, potong potong 5 lonjor kacang panjang, potong-potong 2 cm 100 gr labu siam, potong-potong 1,5×1,5×1,5 cm 4 sdt garam 3 sdt gula pasir 1 sdm asam jawa dan 4 sdm air, larutkan 2.000 ml air Bumbu Halus: 1 bh kemiri, sangrai 1 sdt terasi, bakar 8 btr bawang merah 4 siung bawang putih 3 bh cabai merah keriting

Cara Membuat Untuk 6 porsi : 1. Panaskan air. Rebus tetelan hingga mendidih. Masukkan daun salam, lengkuas, dan bumbu halus. Masak sambil sesekali diaduk hingga harum. 2. Masukkan nangka dan jagung. Masak sampai setengah matang. 3. Bubuhi garam, gula pasir, dan larutan asam. Aduk rata. 4. Masukkan labu dan kacang panjang. Masak dan sesekali diaduk sampai semua bahan matang.

Sayur Ceker Belimbing Wuluh untuk 8 porsi

Bahan: 250 gr nangka muda, potong-potong 6 bh ceker, memarkan 2 lbr daun salam 1 cm lengkuas, memarkan 2 bh wortel, iris serong 300 bh labu siam, potong-potong kotak 1,5×1,5 cm 4 lonjor kacang panjang, potong-potong 2,5 cm 7 bh belimbing wuluh, potong 2 bagian 5 sdt garam 4 sdt gula pasir 1 sdm air asam, dari 1 sdt asam jawa, larutkan dengan 1 sdm air 2.000 ml air Bumbu Halus: 1 1/2 cm kunyit, bakar 5 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1/2 sdt ketumbar

Cara Membuat: 1. Rebus nangka dengan 2 lbr daun salam, 1 sdt garam, dan 1.000 ml air. masak hingga empuk. angkat. tiriskan. 2. Rebus air dan ceker hingga empuk. tambahkan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas. aduk rata. masak hingga harum. 3. masukkan wortel dan labu siam. bubuhi garam dan gula pasir. aduk rata. masak hingga setengah layu. 4. masukkan kacang panjang, nangka, dan belimbing sayur. tuang air asam. masak serta sesekali diaduk sampai semua bahan matang.

Sumber : https://salamacatering.com/

 

 

Upaya Tersisa Papa Setya Bag10

Firman Wijaya sempat membuat kajian hukum mengenai penetapan Setya sebagai tersangka. Firman menyarankan Setya tak mengajukan praperadilan. Alasannya hampir sama dengan yang disampaikan Rudy, yakni prosedur KPK sulit dielakkan. Apalagi, kata Firman, pengadilan telah memvonis bersalah dua terdakwa korupsi e-KTP.

”Tapi Pak Setya memilih jalan lain,” ujarnya. Ada empat pengacara yang mewakili Setya dalam menggugat ke praperadilan ini, yakni Agus Trianto, I Ketut Mulya Arsana, Amrul Khair Rusin, dan Jaka Mulyana. Sidang perdana telah digelar pada Selasa pekan lalu dan dipimpin hakim tunggal Cepi Iskandar. Namun perwakilan KPK tak hadir sehingga hakim menunda sidang ke Rabu pekan ini. Dikejar setelah persidangan pertama, tidak banyak kata yang diucapkan para penasihat hukum Setya.

Kampanye Tekan Angka Kematian Bayi

Beberapa waktu lalu di Jakarta, lembaga swadaya masyarakat Save the Children menggalang partisipasi publik yang dikemas secara kreatif dan populer. Bentuknya petisi online berupa Kampanye 7 Menit yang menyebarluaskan virus kepedulian terhadap angka kematian bayi baru lahir. Secara rata-rata 1 bayi Indonesia meninggal dunia setiap 7 menit karena sebab-sebab yang dapat dicegah. Menurut data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, terdapat 73.000 bayi meninggal setiap tahun sebelum melewati 28 hari pertama kehidupannya atau terdapat 200 bayi meninggal setiap hari.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Selain itu, rasio ratarata kematian bayi baru lahir secara nasional adalah 34 per 1.000 kelahiran hidup secara konsisten selama 10 tahun terakhir. Berdasarkan fakta ini, Save The Children Indonesia sebagai organisasi independen yang fokus pada upaya menyelamatkan kehidupan anak, menggugah masyarakat untuk melakukan aksi nyata sekecil apa pun. “Data kasus tersebut, menunjukkan masih banyak persoalan kesehatan ibu hamil dan bayinya yang harus dibenahi secara bersama-sama”, tutur Tatak Ujiyati Direktur Advokasi dan Kampanye Save The Children Indonesia.

Belajar dari pengalaman di lapangan terkait program kesehatan ibu dan anak yang dilakukan Save The Children, kasus kematian bayi baru lahir umumnya terkait dengan kelahiran prematur dimana berat badan bayi lahir rendah (BBLR), sesak napas (asfi ksia), dan infeksi. Noer Pangroso, Project Manager program SELARAS, Save The Children Indonesia, menjelaskan hal-hal tersebut sebenarnya bisa ditangani dengan pertolongan tenaga kesehatan terlatih di fasilitas kesehatan yang memadai. Namun, minimnya akses dan pengetahuan masyarakat kerap menjadi kendala utama kematian ibu dan bayi baru lahir.

“Kampanye 7 Menit ini menjadi medium strategis dan populis untuk membawa perubahan di tingkat nasional. Target kami dari petisi ini adalah peningkatan anggaran APBN sebesar 5% untuk sektor kesehatan dapat dialokasikan untuk memastikan jaminan kesehatan nasional (BPJS) untuk ibu hamil, sehingga mereka dapat melahirkan dengan didampingi tenaga kesehatan terlatih di fasilitas kesehatan yang mumpuni,” ujar Noer.

Hal senada diungkapkanAgus Rahmat Hidayat,CoFounder Komunitas Ayah ASI, yang aktif menyuarakan edukasi bagi ibu hamil dan menyusui di Indonesia. “Komunitas Ayah ASI sangat mendukung kampanye ini dan berharap akan lebih banyak masyarakat yang sadar dan membantu menjaga kesehatan ibu dan anak secara holistik, guna melahirkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.” Petisi online ini ditargetkan mencapai jumlah 28.000 suara hingga akhir tahun 2015, yang kemudian akan disampaikan kepada pemerintah.

sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Dalam Ancaman Baja Tungku Induksi Bag3

Kemurahan lain dari pemerintah adalah pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Baja untuk Kepentingan Umum bagi produk logam tersebut. Dispensasi ini berpotensi menyulitkan masyarakat awam sebagai konsumen dalam membedakan baja yang berkualitas standar dan yang tidak. Konstruksi besar yang menggunakan konsultan pasti bisa mengecek lantaran sebelum pembangunan biasanya menerapkan uji lab untuk baja beton yang akan digunakan. Pelbagai insentif ini membuat biaya produksi pabrikan baja tungku induksi jauh lebih murah ketimbang pabrik baja lokal. Dampaknya, pemain lokal yang menggunakan teknologi blast furnace yang kegiatan produksinya tidak mencemari lingkungan dan produknya memenuhi standar kembang-kempis. Mereka kalah bersaing dalam harga jual. Inilah penyebab 60 persen lebih pasar baja nasional dikuasai pabrik hasil relokasi dari Cina. Perhatian para pembuat kebijakan sangat diperlukan dalam membuat persaingan yang sehat di industri baja dalam negeri. Tidak bijak membiarkan industri dalam negeri terancam gulung tikar dan lingkungan jadi tercemar demi ambisi pemerintah menandai keberhasilannya dengan beragam proyek infrastruktur.

Langkah Hamil Sehat

Langkah 2 : SECARA TERATUR PERIKSA KEHAMILAN Tujuannya untuk mengetahui ada tidaknya risiko selama kehamilan. Misal, si ibu memiliki hipertensi atau (darah tinggi), dapat terjadi risiko mengalami preeklamsia. Nah, dengan menjalani periksa hamil, tekanan darahnya akan bisa dipantau, sehingga bisa terhindar dari preeklamsia. Sementara pada janin, dengan alat USG, bisa diketahui standar tumbuh kembang janin, posisi/letak janin, dan ada tidak nya gangguan perkembangan janin.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Jika diketahui terdapat masalah/gangguan, dapat dilakukan penanganan yang tepat. Dianjurkan untuk melakukan periksa hamil setiap bulan atau paling tidak minimal 4 kali selama kehamilan. Agar tidak lupa kontrol ke dokter, siapkan jadwal kapan harus cek dokter, cek darah, dll. Juga, siapkan list pertanyaan untuk disampaikan kepada dokter. Saat periksa hamil, sampaikanjuga keluhan-keluhan yang dirasakan/alami, semisal kaki bengkak, gerakan janin berkurang atau malah terlalu aktif, sesak napas, pusing, dsb. Untuk itu, carilah dokter yang kooperatif jika diberikan pertanyaan-pertanyaan dan mau mendengarkan keluh ankeluhan.

Langkah 3 : MENERAPKAN GAYA HIDUP SEHAT Setop rokok dan alkohol! Selain menyebabkan gangguan jantung pada ibu, rokok mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin sehingga berat bayi lahir rendah (BBLR). Sementara alkohol bisa menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome (FAS), ditandai de ngan pertumbuhan janin yang tidak normal, wajah bayi yang abnormal, dan kerusakan susun an sistem saraf. Lakukan olahraga rutin dan tidur/istirahat yang cukup. Kurang tidur dan olahraga bisa mengakibatkan gangguan kesehatan lantaran daya tahan tubuh yang kurang.

Langkah 4 : MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH Daya tahan tubuh ibu hamil mudah menurun, sehingga rawan terserang penyakit. Untuk itu, menjaga kebersihan diri sangat penting, seperti: mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan organ intim agar terhindar dari keputian.

Langkah 5 : MEMBERIKAN STIMULASI PRALAHIR Stimulasi pra lahir bermanfaat untuk merangsang persalinan agar lahir tepat waktu/se suai usia kehamilan. Stimulasi pralahir dapat dilakukan dengan berjalan kaki atau berhubungan seks agar terjadi kontraksi, bisa juga de ngan proses induksi (menggunakan obat melalui infus). Tentu stimulasi pralahir dilakukan bila sudah terdapat tanda-tanda persalinan atau sudah tiba HPL (hari perkiraan lahir), tetapi bayi tak kunjung lahir.

Sumber : https://eduvita.org/