Dirisak Karena Berita Palsu

SEBERMULA foto Nusron Wahid sebagai ilustrasi berita itu menyebar di grup Detik.com percakapan WhatsApp pada awal Desember lalu. Kian menyebar setelah ada yang mengunggahnya ke Facebook dan Twitter, dua aplikasi media sosial paling populer. Isinya seolah-olah pernyataan Nusron sebagai judul berita: ”Nusron Wahid: Kalau Peserta Aksi 212 Lebih dari Seribu Orang Ludahi Muka Saya.” ”Aksi 212” merujuk pada demonstrasi besar pada 2 Desember 2016 yang menuntut Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ditangkap karena dianggap menodai Islam. Basuki alias Ahok dilaporkan ke polisi karena menyitir AlQuran Surat Al-Maidah ayat 51 yang ditafsirkan sebagai penolakan terhadap pemimpin nonmuslim.

Ahok, yang Kristen, sedang berkampanye dalam pemilihan Gubernur Jakarta 2017. Gambar itu pun sampai di telepon Nusron. Koleganya di Partai Golkar memberitahukan soal kehebohan itu. Akun Twitternya juga banjir makian. Awalnya, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini tak menggubrisnya. ”Tapi kok lama-lama geregetan juga, ya?” katanya Rabu pekan lalu. Soalnya, makin hari makin banyak koleganya yang bertanya tentang kebenaran pernyataan itu.

Merasa tak pernah diwawancarai Detik.com dan tak memberikan pernyataan tersebut, Nusron mengontak redaksinya. Redaksi Detik.com kemudian menulis di web bahwa potongan gambar tersebut bukan berita mereka. ”Saya dan Detik menjadi korban,” ujar Nusron. Dalam dunia digital, berita Detik tentang Nusron itu tergolong berita palsu. Tapi Nusron juga pernah dirisak karena hoax atau berita yang dilebih-lebihkan dan diramu dengan ftnah. Saat ia ditunjuk menjadi ketua tim pemenangan Ahok, beredar tulisan yang menuduhnya hanya mendompleng nama besar Presiden Abdurrahman Wahid.

Artikel itu mengutip pernyataan adik kandung Gus Dur, Lily Wahid, di situs video YouTube yang menyebutkan Nusron bukan anggota keluarga besar Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Dalam artikel itu, pernyataan Lily diramu dengan keterangan seseorang yang disebut teman kuliah Nusron di Universitas Indonesia. Menurut ”kawan” itu, nama Wahid dipakai Nusron saat mulai terjun ke dunia politik setelah 1998 karena nama aslinya Nusron Purnomo–pelesetan dari nama belakang Ahok. Di ujung pesan ada peringatan, ”Sebarkan, agar umat Islam tidak tertipu!” Nusron mulai terganggu oleh kabar-kabar yang berseliweran itu, terutama setelah beberapa situs, seperti Suaranews, Rofqmedia, dan Muslimina, memuatnya dalam versi web.

Melalui akun Twitternya, Nusron mengunggah akta kelahiran dan ijazahnya yang menerakan nama ”Nusron Wahid”. ”Kalau ada yang ingin mengubah namaku menjadi Nusron Purnomo, sebaiknya izin dengan orang tuaku dan membuat selamatan dulu,” katanya. Nusron hanya satu dari banyak korban berita palsu dan hoax yang menyebar di grup WhatsApp dan kian masif di media sosial. Tren berita palsu bisa dilacak saat pemilihan presiden 2014. Kala itu, Joko Widodo ditulis tabloid Obor Rakyat sebagai ”keturunan Tionghoa, beragama Nasrani, dan orang tuanya penganut komunisme”.

Dua pengelolanya divonis bersalah oleh pengadilan dengan dakwaan menyebarkan ftnah. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, produsen Sari Roti, juga menjadi korban berita palsu. PT Nippon dikabarkan mengirim roti untuk konsumsi demonstran di silang Monumen Nasional, Jakarta. Ada foto gerobak penjual Sari Roti yang ditempeli tulisan ”Gratis untuk Mujahid” serta artikel penjualnya mendapat uang banyak dari orang tak dikenal. Di media sosial, artikel dan foto-foto tersebut diasumsikan sebagai dukungan PT Nippon terhadap demonstrasi itu.

Melalui pernyataan pers beberapa hari kemudian, PT Nippon menjelaskan duduk soalnya. Roti yang dibagikan gratis itu, demikian tertulis dalam rilisnya, dibeli pada agen Sari Roti di Jakarta oleh seseorang yang meminta roti dikirim hingga pintu Monas lengkap dengan tulisan ”gratis”. ”Ini tanpa sepengetahuan dan perizinan PT Nippon Indosari Corpindo.” Kendati PT Nippon mendukung demonstrasi tersebut, rilis itu malah memantik kontroversi. Situs PT Nippon diretas kelompok hacker. Tanda pagar #boikotsariroti menjadi topik terpopuler di Twitter pada 7 Desember 2016.

Kehebohan itu berimbas ke Bursa Efek Indonesia. Harga saham PT Nippon Indosari turun dari Rp 1.525 per lembar menjadi Rp 1.500. Seruan boikot Sari Roti diamplifkasi oleh portal yang juga memuat kabar bohong pernyataan Nusron Wahid. Suaranews menampilkan berita: ”Rasain Loe, Sari Roti Menumpuk di Tro li, Tak Laku, Diobral Sampai Ada Hadiah Menarik!!!

Umat Islam Tetap Memboikot, Tak Sudi Beli Roti Pembela Penista Alquran”. Sedangkan Nusantarakini membuat judul ”Tak Laku, Sari Roti Diobral di Pinggir Jalan”. Portal-portal itu menjadi sumber informasi berbagai akun media sosial saat menyebarkan informasi mengenai Sari Roti. Meski menyerupai situs berita, portalportal tersebut tak mencantumkan nama pengelola ataupun alamat redaksinya sehingga tak bisa dihubungi untuk dimintai konfrmasi.

Tak hanya di dunia maya, lalu ke bursa, dampak boikot sampai juga di dunia nyata. Kantin Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Surabaya berhenti menjual Sari Roti. Di kaca kantinnya tertulis pengumuman memakai huruf besar: ”Maaf, Koperasi Asy Syam Tidak Lagi Menjual Sari Roti”. Kepada Tempo, Wakil Kepala SD Muhammadiyah 4 Muhammad Syaikhul Islami mengatakan keputusan tak lagi menjual Sari Roti diambil dalam rapat pengurus koperasi. Menurut Syaikhul Islami, produk Sari Roti merupakan hidangan jika ada kegiatan sekolah. Setiap dua-tiga hari, koperasi memesan roti ke agennya di Surabaya.

Setiap hari, koperasi rata-rata menjual 200 bungkus. Kata Syaikhul, pengurus tersinggung oleh pernyataan PT Nippon melalui rilis. ”Mulai sekarang, kami tak lagi menyajikan Sari Roti sebagai hidangan rapat,” ujarnya. Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Hikmah, Surabaya, juga memboikot Sari Roti. Yayasan itu mengeluarkan surat edaran agar kantin sekolah dan swalayan mereka tak menjual produk Sari Roti. Dalam surat edaran bernomor 157/A.2.1/YLPIH/XII/2016 tertanggal 9 Desember 2016 itu, pelajar Al Hikmah dilarang membawa produk Sari Roti ke sekolah.

Selain itu, wali murid dilarang mengkonsumsi, memperdagangkan, dan membeli produk Sari Roti. Kepala SMA Al Hikmah Andik Sugeng tak membantah atau membenarkan kabar ini. Untuk mengganti Sari Roti, SD Muhammadiyah 4 Surabaya melirik produk baru, yakni Roti Maida. Roti itu diproduksi pengurus Muhammadiyah dan diluncurkan pada 25 Desember 2016. Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Arif An mengatakan sebenarnya produksi Maida sudah lama direncanakan. Hanya, peluncuran produknya bersamaan dengan merebaknya tuduhan penistaan agama dan aksi bela Al-Quran di Jakarta. ”Ini menjadi strategi pemasaran,” kata Arif.

Tidak semua service centre buruk

Memang, tidak semua service centre kurang memberikan layanan after sales yang baik. Banyak juga pujian yang diberikan konsumen setelah mendapatkan layanan yang baik dari gerai service centre vendornya. Salah satunya adalah Agung Bayu Aji, salah satu pengguna smartphone keluaran Samsung. Kurang dari setahun dirinya mendapati ponselnya mengalami kerusakan pada bagian software, setelah dimasukan ke service centre resmi, Bayu merasa puas dengan pelayanan dan diagnosa kerusakan yang cepat.

Baca juga : Net89

Selain itu dirinya juga menjelaskan, pelayanan yang diberikan customer servicenya juga ramah dan jelas. Namun berbeda dengan Muhammad Aprizal, pemilik Sony Xperia ZL ini mengeluhkan layanan service centre yang diberikan oleh gerai resmi Sony yang berada di ITC Roxy Mas. Baru sekitar dua bulan dirinya memiliki ponsel tersebut, si ZL sering melakukan restart secara tiba-tiba. Didiagnosa bahwa ponselnya terkena drained battery atau baterai bocor. Pihak service centre menyanggupi akan bisa diperbaiki sekitar 2 bulan karena sparepart harus didatangkan dari luar negeri.

Ternyata setelah dua bulan, ponsel miliknya belum juga benar. Akhirnya, Aprizal pun mengambil ponselnya dan memutuskan untuk melakukan perbaikan di layanan service tidak resmi. Untuk mengkroscek hal itu, mencoba mendatangi gerai gerai service tidak resmi di ITC Roxy Mas, Jakarta. Ini digunakan untuk membandingkan seberapa akurat dan terjaminnya layanan yang diberikan antara service resmi dan tidak resmi dari beberapa brand. Menurut keterangan Nani, penjaga Yust Service mengatakan untuk pengerjaan perbaikan bisa hanya satu hingga dua hari.

Tidak menutup kemungkinan juga bisa ditunggu hanya satu jam jika kerusakan yang didapati tidak terlalu parah, seperti perbaikan keypad atau layar touchsreen. Selama ini pengguna BlackBerry yang masih mendominasi untuk dilakukan perbaikan. Berpindah ke layanan service lain, Indra pemilik Latansa Cellular malah bisa mengunakan perbaikan baterai pada tablet Samsung 2 hanya satu jam saja.

Padahal model baterai yang disematkan pada tablet Samsung ini bukan model baterai yang bisa dilepas. Berbeda saat datang ke gerai resmi yang harus menunggu perbaikan hingga satu minggu. Di luar jaminan kualitasnya, harga yang ditawakan di gerai tidak resmi bisa berbanding setengah dari harga yang diberikan oleh gerai resmi. Sparepartnya pun bisa dipilih sesuai keinginan konsumen, ingin yang ori namun agak mahal, atau yang kw dengan harga yang lebih murah. Bahkan, beberapa kali gerai tidak resmi ini juga bisa memberikan barang “kanibal” yang harganya jauh lebih murah.

 

DALAM SANDERA RADAR PRANCIS

MELINTASNYA pesawat tak dikenal di langit Kepulauan Natuna menjadi perbincangan serius di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu pekan lalu. Informasi itu awalnya diperoleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja dari Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional Marsekal Muda Abdul Muis. Menurut Hadiyan, Abdul Muis bercerita bahwa pesawat terdeteksi radar pertahanan udara Indonesia yang terpasang di Pulau Ranai, Natuna, Selasa pekan lalu.

Radar jarak jauh itu dioperasikan Satuan Radar 212, salah satu satuan di bawah Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I, yang berpusat di Jakarta. Namun tidak diketahui jenis pesawat itu. ”Pesawat tempur atau pesawat angkut, kami tidak tahu,” ujar Hadiyan, Rabu pekan lalu. Hadiyan mengatakan perlu mengirim pesawat tempur, seperti Sukhoi dan F16, untuk mengecek detail pesawat. Identifikasi visual bakal diikuti pengusiran atau memaksa mendarat untuk diinterogasi. Namun, karena radar tak cepat menangkap sinyal pesawat, identifikasi juga tak bisa segera dilakukan.

Terlebih tak ada jet tempur yang siap digunakan di dekat Natuna. Walhasil, ”pesawat asing” itu melenggang bebas di udara Natuna. Abdul Muis membenarkan kejadian tersebut. Radar di Pulau Ranai berjenis Thomson tipe TRS 2215 R buatan perusahaan asal Prancis, Thales Raytheon System. Cakupan radar yang dipasang sejak 1982 itu meliputi wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas. Menurut Hadiyan, radar di Ranai masuk kategori beroperasi tapi kinerjanya tak maksimal karena uzur. ”Risikonya, sering terjadi penerbangan gelap di wilayah Indonesia,” katanya.

Website : kota-bunga.net

Radar di Ranai adalah satu dari 20 unit radar jarak jauh yang dimiliki Indonesia. Radar disebar di 20 lokasi di bawah empat Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional, yang masing-masing berpusat di Jakarta, Makassar, Medan, dan Biak. Menurut Hadiyan, jumlah 20 radar belum bisa mencakup seluruh wilayah udara Indonesia. ”Idealnya punya 32 radar,” ujar mantan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional ini. Dari sisi produk, 13 radar adalah keluaran Thales Raytheon System, yang terdiri atas delapan tipe Thomson dan lima Master T.

SAYA ORANGNYA MEGA

DALAM dua pekan terakhir, Basuki Tjahaja Purnama dua kali menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Dua pertemuan itu membahas rencana Basuki maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Menurut Basuki, Megawati terang-terangan memintanya kembali berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat, politikus PDI Perjuangan yang sekarang menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. ”Bu Mega bilang, ’Kalian ini sudah baik berdua,’ gitu lho,” katanya. Pembicaraan dengan Megawati itu memberi sinyal keras Basuki masih membuka peluang maju lewat PDI Perjuangan, yang sejak awal ingin mengusungnya.

Artinya, jika jalan ini yang dipilih, Basuki meninggalkan Teman Ahok, jaringan relawan pendukungnya, yang sejak awal berniat mendorongnya maju melalui jalur perseorangan. Dalam dua kesempatan, pada Selasa dan Kamis pekan lalu, Basuki diwawancarai Ananda Teresia, Erwan Hermawan, dan Larissa Huda dari Tempo seputar langkah politik yang akan diambilnya Belakangan Anda rajin bertemu dengan Megawati. Apakah sebagai upaya untuk merapat ke PDI Perjuangan? Ketemu biasa saja. Kami (Teman Ahok) sudah mengumpulkan satu juta KTP. Mau dibatalkan bagaimana? Tapi Anda datang bersama Djarot. Apakah itu bukan sinyal Megawati menghendaki duet ini berlanjut? Bu Megawati enggak pernah maksa. Saya bilang, “Ini (Teman Ahok) sudah telanjur, Bu.” Sekarang namanya AhokHeru Budi Hartono mau ganti gimana? Anda terkesan memilih jalur independen karena ingin menghormati upaya Teman Ahok yang berusaha mengumpulkan satu juta KTP? Kita lihat nanti saja.

Apakah berharap Megawati mendukung kendati Anda maju lewat jalur independen? Dari zaman habis reformasi, aku juga enggak masuk PDI Perjuangan. Tapi, yang jelas, saya orangnya Megawati. Saya tahu beliau pasti akan memberikan calon gubernur terbaik bagi warga DKI. Kami tinggal tunggu keputusan beliau. Saat acara haul Taufiq Kiemas, Rabu pekan lalu, Anda terlihat berbicara serius dengan Megawati dan Presiden Joko Widodo. Benarkah membahas soal pencalonan Anda? Kalau dengan Bu Megawati dan Pak Jokowi, kami bercanda saja. Saya masuk sebentar, makan, lalu Pak Jokowi memanggil. Kata Presiden, saya ini temannya. Hanya itu, tidak ada yang lain.

Artinya, setelah Megawati sempat marah, hubungan Anda dengan Megawati sudah kembali cair? Dari dulu juga cair-cair melulu gua mah. Kapan sih yang kental? Emang susu kental manis? Mungkinkah pada detik-detik terakhir Anda memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik? Kalau saya sih enggak mungkin meninggalkan Teman Ahok. Bisa kecewa berat dong mereka. Meskipun jika tidak sampai terkumpul satu juta KTP? Sejuta pasti sampai. Justru yang jadi masalah kalau ada yang ragu kami tidak bisa memenuhi target itu.

Dilema Akhir Tahun Bagian 4

Khawatir akan kestabilan nilai rupiah pada 2017, pemerintah juga berusaha agar ekspor dapat ditingkatkan. Pekan lalu beredar berita bahwa pemerintah berencana melonggarkan larangan ekspor bagi perusahaan tambang. Tapi hal ini tak mudah mengingat jumlah investasi besar yang telah ditanamkan untuk membangun pabrik pengolahan tambang (smelter). Ditambah penundaan larangan ekspor akan mencerminkan inkonsistensi kebijakan pemerintah yang menyulitkan investor jangka panjang.

Kesulitan kedua pada dua masalah di atas adalah soal waktu. Jika negosiasi AJB Bumiputera antara pihak swasta dan pemerintah berkepanjangan, ketidakpastian bagi jutaan pemegang polis serta suntikan modal yang diperlukan akan terus melambung. Sedangkan kebijakan pelonggaran larangan ekspor tambang perlu secepatnya dilakukan jika ingin memaksimalkan dampak peningkatan ekspor agar nilai rupiah lebih terjaga. Dilema akhir tahun yang cukup memusingkan.

Dilema Akhir Tahun Bagian 3

Setidaknya antara awal dan akhir tahun ada perbaikan tren, tapi di antaranya cukup ?uktuatif. Tren ini tentu saja berdampak pada kebijakan moneter Bank Indonesia, yang tampaknya semakin sulit untuk terus menurunkan suku bunga rupiah. Malah, sebaliknya, perlu diperhitungkan kemungkinan ada kenaikan bunga jika inflasi meningkat atau untuk menjaga stabilnya rupiah.

Selain itu, pemerintah dibuat pusing oleh kesulitan keuangan salah satu perusahaan asuransi jiwa tertua, AJB Bumiputera, yang tingkat kewajibannya melebihi nilai asetnya, sehingga membutuhkan suntikan modal untuk dapat tetap beroperasi. Terlihat para pemegang polis asuransi jiwa AJB Bumiputera mulai khawatir nilai polis asuransinya tergerus. Pemerintah enggan mengambil alih AJB Bumiputera—untuk menghindari kasus seperti Bank Century dulu—dan sedang menjajaki opsi agar pihak swasta yang mengambil alih.

Dilema Akhir Tahun Bagian 2

Kebijakan ini memang sudah jauh hari diperkirakan, tapi kemudian timbul indikasi bahwa kenaikan bunga ini akan terjadi tiga kali lagi tahun depan. Ini yang membuat pelaku pasar kembali memborong dolar Amerika sehingga melemahkan mata uang dunia lainnya, termasuk rupiah. Rupiah di awal tahun dibuka di tingkat 13.800 per dolar Amerika.

Posisinya sempat menguat dengan cukup berhasilnya tahap pertama program pengampunan pajak pada akhir September, yakni ke tingkat 13 ribu. Tapi kemudian kembali melemah dan menutup posisinya menjelang akhir tahun di level 13.400-an per dolar. Indeks harga saham gabungan di bursa kita pun mengikuti tren yang serupa. Membuka tahun di tingkat 4.600, lalu menguat ke level 5.300 di akhir September, kemudian menutup tahun di tingkat 5.100.

Dilema Akhir Tahun

Ketika Brexit terjadi awal tahun ini, para ekonom mulai kesulitan memproyeksikan keadaan ekonomi tahun depan. Akibat hengkangnya Inggris dari Uni Eropa, pound sterling terpuruk ketitik terendah setelahnya. Masalah bertambah karena sentimen ini seperti wabah yang dengan segera tersebar di penjuru Uni Eropa lainnya. Keutuhan kawasan Eropa dan mata uang euro mulai dipertanyakan.

Kesulitan belum sepenuhnya berlalu ketika persoalan lain datang dengan terpilihnya Donald Trump dalam pemilihan umum di Amerika Serikat. Pengusaha dan politikus yang kerap bikin pernyataan kontroversial ini berjanji membatasi arus dagang dan migrasi, khususnya arus dagang antara Amerika dan Cina serta arus migrasi antara Amerika dan Meksiko. Lalu, menjelang akhir tahun ini, Federal Reserve di Amerika akhirnya menaikkan suku bunganya 25 basis point.

Menanti Sang Premium

Acara IFA 2014 di Berlin sampai Apple di Califor- nia beberapa waktu lalu jadi ajang pamer produk untuk dilego kuartal terakhir tahun ini. Konsumen Indonesia yang doyan gonta-ganti lifestyle gadget bisa semringah menanti produk anyar sang vendor. Pasalnya, beberapa produk premium gacoan sudah dipastikan melenggang ke pasar.

Baca juga : harga iphone

Paling tidak, mendapati beberapa toko online sudah curi start buka preorder iPhone 6 series dan Samsung Galaxy Note 4. Padahal barangnya sendiri masih sedang dibuat di pabriknya. Sementara untuk pasar lokal, smartphone kelas menengah ke bawah yang sudah KitKat bertambah lagi. Kami memantau kedatangan Andromax V3s dan Andromax C3 dari Smartfren, ZenFone 4s dari Asus, sampai IMO Light dari IMO.

Samsung Galaxy V Spesi­kasi: 121.4×62.9×10.7 mm, 123g, 4 inch, TFT, 480×800, WVGA, 16 juta warna, Android, single-core, 1.2 GHz, RAM 512 MB, ROM 4GB, microSD up to 64GB, kamera 3MP, FF, ­flash, kamera VGA, dual SIM, micro SIM, GSM quad band, UMTS dual band, jack 3.5mm, micro USB, Bluetooth 4.0, WiFi 802.11 b/g/n, GPS, Glonass

Nokia X2 Dual SIM Spesi­kasi: 121.7×68.3×11.1 mm, 150g, 4.3 inch, LCD, 800×480, WVGA, ClearBlack, Nokia X 2.0, Qualcomm Snapdragon 200, dual core 1.2 GHz, RAM 1GB, mass memory 4GB, microSD up to 32GB, OneDrive 7GB, kamera 5MP, ­flash LED, kamera VGA, dual GSM, micro SIM, micro USB, jack 3.5mm, Bluetooth 4.0, WLAN 802.11 b/g/n, GSM 850/900/1800/1900, WCDMA 900/2100, GPS, HERE Maps, baterai 1800 mAh

Asus ZenFone 4s Spesi­kasi: 136.8×67.9×11.3 mm, 145g, 4.5 inch, 800×480, WVGA, IPS, Android KitKat, Intel Atom Z2520, 1.2 GHz, RAM 1GB, ­flash 8GB, microSD up to 64GB, kamera 8MP, ­flash, Pixel Master, kamera 0.3MP, modem Intel XMM6360, jack 3.5mm, Bluetooth 4.0, WLAN 802.11 b/g/n, dual GSM, micro SIM, GSM 850/900/1800/1900, UMTS 850/900/1900/2100, GPS, Glonass, baterai Li-Polymer 1750 mAh

Moto E Spesi­kasi: 124.8×64.8×12.3 mm, 142 g, 4.3 inch, 540×960, qHD, 256 ppi, Corning Gorilla Glass 3, anti smudge coating, Android 4.4 KitKat, Qualcomm Snap dragon 200, 1.2 GHz, dual core, A7, Adreno 302 400 MHz, single core, RAM 1GB, storage 4GB, microSD up to 32GB, micro USB, jack 3.5 mm, kamera 5MP, GSM quadband, UMTS quad band, micro SIM, dual SIM, WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, aGPS, baterai Lithium ion 1980mAh

Embuskan Dan Dorong

sat-jakarta.com – Kalau di film-film, adegan melahirkan biasanya memperlihatkan mamil mengejan dan mendorong, diiringi teriakan semangat dari para perawat maupun suami. Siapa sangka, kalau begini caranya melahirkan, Mama malah bisa lelah berlebihan dan robekan pada perineum (area di antara vagina dan anus) bisa semakin lebar.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Sebaiknya, Mama menggunakan metode baru dalam persalinan, yang disebut “exhaled pushing” atau mendorong sambil mengembuskan napas. Bila pada metode dulu, Mama harus menahan napas saat mengejan (yang membuat bayi berisiko kekurangan oksigen), dengan metode ini Mama akan mendorong perlahan sambil mengembuskan napas, sementara pikiran difokuskan pada bayi. Metode ini membuat bayi tetap mendapat oksigen selama proses persalinan dan robekan perineum pun tidak terlalu lebar.

Ditemukan: Penyebab Perdarahan Otak Pada Janin

Studi yang dilakukan oleh ahli dari Keenan Research Center for Biomedical Science, St. Michael’s Hospital, Kanada, menemukan alasan, mengapa janin yang memiliki antigen berbeda dari mamanya bisa mengalami perdarahan otak. “Karena DNA seti ap orangtua berbeda, janin juga bisa memiliki antigen yang berbeda dari orangtuanya.

Ketika sistem imunitas sang mama mengidentifi kasi adanya antigen berbeda yang terdapat pada sel tubuh janin dan menyerangnya, ini bisa menyebabkan terjadinya perdarah an otak pada janin,” kata Dr. Heyu Ni, salah satu peneliti. Dari studi yang dimuat di Journal of Clinical Investigation ini, para pakar berasumsi penanganan berupa transfusi immunoglobulin melalui infus dapat menjadi terapi efektif. Namun, ini perlu dibuktikan lagi melalui ber bagai riset pendukung.

Ingin Lekas Langsing Bak Selebriti?

Agaknya harapan itu hanya akan menjadi sekadar mimpi. Studi dari University of Chicago menemukan, hampir 75% mama memiliki BB lebih besar dalam kurun waktu setahun setelah melahirkan, dibandingkan sebelum hamil. Bahkan, kebanyakan mama justru mengalami obesitas setelah punya anak. Di antara mama yang memiliki BB normal sebelum hamil, hanya separuhnya saja yang tidak mengalami kenaikan lebih dari 5 kg dalam waktu setahun.

Sebanyak 25% lainnya mengalami kenaikan BB hingga 9?10 kg atau lebih. “Cara terbaik supaya bisa kembali langsing setelah melahirkan dimulai sejak sebelum masa konsepsi,” kata Dr. Natalie Azar, dokter dari NYU Langone Medical Center, New York. Mama yang sehat dan aktif sebelum masuk ke masa kehamilan cenderung dapat menurunkan BB lebih cepat setelah persalinan. “Tetaplah aktif berolahraga saat hamil dan segera kembali ke rutinitas fi sik setelah melahirkan, dengan persetujuan dokter,” saran Azar.