INDONESIA BATAL BELI SUKHOI

Kota-Bunga I NDONESIA nota kesepahaman dengan Rusia di sela kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Rusia pada Rabu-Jumat pekan lalu. Selain di bidang perta menandatangani limahanan, kedua negara menjalin kerja sama di bidang ekonomi, energi, budaya, dan perikanan. Presiden menegaskan, kerja sama di bidang pertahanan harus menekankan aspek alih teknologi, produksi bersama, pendidikan, dan pelatihan. Sebelumnya, penasihat Kremlin, Yuri Ushakov, menyatakan Rusia akan meneken kesepakatan dengan Indonesia untuk memasok persenjataan. Berdasarkan data dari situs Rostec, Indonesia bakal membeli pesawat angkut militer Airbus A400M dan delapan unit jet multifungsi Sukhoi Su-35 Flanker.

Tapi Indonesia ternyata tidak jadi membeli pesawat Sukhoi. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia harus menyelesaikan beberapa masalah. ”Sampai detik ini, peristiwa itu tidak ada karena ada beberapa hal yang harus kami selesaikan,” kata Retno di sela kunjungan. Di bidang ekonomi, kedua negara sepakat mendorong investasi Rusia di sektor maritim dan infrastruktur, seperti pembangunan kereta api dan pelabuhan. Pengembangan pembangkit listrik juga akan menjadi fokus investasi Rusia di Indonesia. Putin menegaskan, Rusia mendukung Indonesia dalam pembangunan infrastruktur berskala besar. ”Rusia tertarik dalam pengadaan berbagai jenis kapal,” ujar Putin.

KUBILAI KHANDI MUNAS GOLKAR

M USYAWARAH Luar Biasa Golkar di Nusa Dua, Bali, 17 Mei 2016, yang memilih Setya Novanto seba Nasional – gai ketua umum, terbilang mewah. Panitia memesan 17 hotel bintang empat dan lima di kawasan Nusa Dua Convention Centre. Biaya untuk sewa gedung dan hotel itu saja sekitar Rp 25 miliar. Pertemuan yang ramai, dengan biaya besar, sudah sering dilakukan partai ini sejak awal berdiri. Tempo edisi 15 September 1973 menulis ihwal musyawarah nasional (munas) yang pertama Golkar, dalam tulisan berjudul ”Kub Lai Kan Terusir di Surabaya”. Panitia munas yang berlangsung pada 4- 9 September 1973 di Surabaya itu memesan semua hotel. Mereka menyewa Gelora Pancasila sebagai tempat munas dengan biaya Rp 3,5 juta. Ada yang unik dari munas pertama Golkar itu. Pertama, sebagian besar dari 287 anggota panitia berasal dari ABRI. Mereka membawa pistol di pinggang dan walkietalkie. Mereka meredam kritik, termasuk menyensor buletin yang dibagikan kepada peserta. ”Munas ini bagaikan pertemuan intel saja,” kata seorang peserta dari Sumatera kepada Tempo. Kedua, peserta tidak perlu memeras otak menyusun program atau berdebat keras.

Semua konsep telah disiapkan panitia. ”Selaku utusan, kami hanya tukang aminlah,” ujar seorang peserta yang tidak bersedia disebutkan namanya. Malahan, pimpinan sidang komisi hingga pleno kewalahan dengan teriakan ”setuju, setuju” sebelum mereka selesai membacakan rancangan. Termasuk pengangkatan Amir Murtono sebagai Ketua Umum DPP Golkar. Ketiga, sehari sebelum munas, peserta diajak kongko-kongko di Teater Pandaan. Mereka menonton drama dengan lakon Pengangkatan Raden Wijaya sebagai Raja Majapahit. Ini cerita sejarah yang terjadi pada 1292, ketika angkatan perang Kerajaan Mongol menyerbu Tanah Jawa. Raden Wijaya berhasil memperdaya pasukan yang dikirim Kaisar Kubilai Khan itu untuk menyerang pesaingnya. Setelah berhasil, pasukan Raden Wijaya menyerbu tentara Mongol yang sudah letih. Sebagian tentara lari tunggang-langgang, berlayar ke kampungnya. Raden Wijaya kemudian dilantik sebagai Raja Majapahit.

Saat adegan penyerahan selempang dan mahkota, tiba-tiba terdengar teriakan ”setuju” dari tempat duduk penonton. Drama pengangkatan Raden Wijaya sebagai Raja Majapahit ini banyak dihubungkan dengan jalannya Munas Golkar. Seorang peserta munas dalam logat Jawa berkata, ”Memang tidak ada pilihan selain setuju.” Dalam munas tersebut, Liem Biang Kie alias Jusuf Wanandi (pendiri Centre for Strategic and International Studies/CSIS) tersisih dari pusat kekuasaan di Golkar. Sebaliknya, laskar bantuan yang menyelamatkan negeri dari kekuasaan Kubilai Khan digambarkan seolah-olah sama dengan peranan Hankam (Mabes ABRI) yang makin kokoh. Simbolisasi lain pada panglima yang merasa berjasa tapi diabaikan kemudian meninggalkan pentas. Oleh sebagian peserta munas ini diartikan sebagai Jenderal Suhardiman, pendiri Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), yang semula disebut-sebut sebagai calon ketua dewan pimpinan pusat. Pada hari ketiga munas, Suhardiman kesal dan kembali ke Jakarta. Munas Golkar di Surabaya, 4-9 September 1973, akhirnya memilih 17 orang DPP, dengan ketua umum Jenderal Amir Murtono dan dua ketua, yaitu Brigjen Manihuruk dan Nely Adam Malik. Adapun sekretaris jenderal dijabat kembali oleh Brigjen Saparjo dan bendahara ditunjuk Murdopo

DETEKTOR RACUN KARKAS

Kota-Bunga.net ALAT Tetracycline Residual Kit De tection (Startec) ini sanggup mendeteksi residu tetrasiklin pada daging unggas seper yang diberi nama Smart- – ti ayam. Penemunya lima mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, yaitu Bekti Sri Utami, Hana Razanah, Puspita Diah Pravitasari, Fitri Indah Permata, dan Annisa Rizqi Rafrensca. Mereka berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan—kecuali Puspita, dari Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Tetrasiklin adalah obat antibiotik sekaligus pemacu pertumbuhan ternak. Tapi penggunaan berlebihan dan terus-menerus akan menyisakan endapan pada daging. Bila terkonsumsi manusia, bisa mengakibatkan alergi, mengurangi bakteri baik, menimbulkan hipersensitivitas, dan menjadi racun dalam tubuh. Ide pembuatan Startec berawal dari kegusaran mereka melihat peternak menggunakan tetrasiklin berlebihan. Peternak lebih mengandalkan pengalaman ketimbang menakar antibiotik dengan dosis tertentu.

”Lantas saya dan teman-teman terpikir untuk membuat alat penguji tetrasiklin,” kata Bekti, Kamis dua pekan lalu. Perangkat mulai dibuat pada Maret lalu dengan modal Rp 7,5 juta dari Program Kreativitas Mahasiswa Karya Cipta yang diluncurkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Mulanya tim mengkaji kandungan tetrasiklin dalam daging ayam, lalu mendesain alat pendeteksinya. Setelah desainnya lengkap, mereka meminta bantuan rekan mereka, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya, untuk membuatkan rancang bangunnya. ”Alat dibuat di bengkel dengan biaya Rp 700 ribu,” ujar Puspita. ILUSTRASI: DJUNAEDI Startec terdiri atas empat komponen utama, yakni tuas penumbuk, alat suntik, cawan daging ayam, dan penyangga. Komponen terakhir itu berfungsi sebagai tempat meletakkan tiga suku cadang lain.

Bentuknya bulat dengan tinggi sekitar 15 sentimeter dan diameter 5 sentimeter. Setelah jadi, Startec diujicobakan pada karkas ayam broiler. Hasilnya, alat ini mendeteksi kandungan tetrasiklin seberat 0,5 part per million (ppm). Padahal batas tertinggi residu tetrasiklin pada daging ayam sesuai dengan standar nasional adalah 0,1 ppm. Meski sukses, alat ini masih punya kekurangan: belum mampu mendeteksi kandungan tetrasiklin di bawah 0,5 ppm. Startec hanya sanggup melacak endapan tetrasiklin 0,5-1.000 ppm. Karena itu, tim berencana menyempurnakannya. Startec diklaim sebagai inovasi baru. Lewat Universitas Brawijaya, Puspita dan kawan-kawan mendaftarkan paten ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Mereka berencana memproduksi Startec secara massal.

Hantu Belau PKI

SEJARAH membuktikan paham komunisme tak dapat tumbuh subur di sebagian besar negara. Saat ini hanya beberapa negara yang masih mempertahankan ideologi komunis, itu pun dengan berbagai penyesuaian. Vietnam, misalnya, mengadopsi kapitalisme sejak 1986 melalui kebijakan Doi Moi yang membuka pasar negeri itu. Cina malah sudah menyisipkan prinsipprinsip demokrasi ke dalam sistem pemerintahannya. Praktis hanya Korea Utara yang masih murni berpegang pada jargon ”sama rata, sama rasa”. Bagaimana dengan Indonesia? Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Nomor XXV Tahun 1966 masih berlaku. Artinya, komunisme masih dilarang. Dan, sejak diberangus, Partai Komunis Indonesia tak pernah bangkit.

Tapi akhir-akhir ini aparat dan beberapa kelompok masyarakat tiba-tiba beringas, merazia segala sesuatu yang berbau komunis. Mereka beralasan ada tanda nyata komunisme tengah bangkit kembali di Indonesia. Mereka menyita kaus bergambar palu-arit dan buku tentang aliran ”kiri” serta melarang diskusi dan pemutaran film mengenai kehidupan tahanan politik. Aksi menggelikan ini marak setelah pemerintah menggelar Simposium Nasional ”Membedah Tragedi 1965”, dan tak surut meski Presiden Joko Widodo sudah mengingatkan agar aparat tidak berlebihan. Dalam jajak pendapat di Tempo. co, hanya sebagian kecil responden yang percaya bahwa komunisme merupakan hantu belau yang masih terus gentayangan. Sebagian besar dari mereka meyakini, sebagai paham politik, komunisme sudah bangkrut dan kehilangan daya tarik.

Menerapkan PHT Terpadu akan Membuat Tanaman Padi Sehat

Menurut Bonjok Istiaji, Dosen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB, perlindungan padi saat kemarau basah dengan memelihara keseimbang an penerapan ketahanan agroekosistem atau lingkungan pertanaman padi. Dengan menjaga agroekosistem, secara alami tanaman memiliki penjaga dari dalam berupa mikroba tanah, dan pen jaga luar berupa mu suh alami, seperti pre dator penyakit. Pa da berbagai stadia tertentu, mikroba tanah me nekan penyakit se ki tar 25%, sedangkan mu suh alami hingga 50%. “Ketahanan agroekosistem bisa mendesain ekosistem yang ku at yang tahan terhadap OPT dan antispasi kemarau basah,” imbuhnya.

Caranya melalui PHT biointensif, yaitu mengembalikan jerami ke lahan, memperkuat imun tanaman dengan bakteri dari akar bambu, dan menggunakan pupuk organik. Pupuk organik akan menjaga kestabilan pH dan suhu, menahan unsur hara tanah, tempat hidup mikroba, dan meng hidupkan rantai makanan. “Kita ingin membangun jejaring makanan sehingga saat hama ada, musuh alami juga tersedia,” urai Bonjok. Yoyo Suparyo, praktisi pertanian menambahkan, untuk meningkatkan hasil produksi padi, penggunaan pupuk ma kro primer, makro sekunder, dan mi kro harus lengkap. “Kalau tanaman nutrisinya kurang, akan menjadi masalah.

Dengan pemberian pupuk makro primer saja, produksi padi paling banyak 6 ton/ha. Kalau ditambah makro sekunder mungkin bisa 8-8,5 ton/ha. Apalagi ditambah mikro, bisa 10 ton/ha,” ucapnya. Dudy menyarankan pengendalian penyakit menggunakan fungisida. Untuk pe ngendalian blas, ada fungisida Blastgone. Aplikasinya sejak perendaman benih sebanyak 1,5 g/kg benih untuk menghindari serangan blas sejak persemaian. Lalu pada umur 20 HST un tuk mencegah blas daun, 35-40 HST untuk mencegah penyakit di daun bendera, dan 60 HST agar malai terhindar dari patah leher. “Blastgone 4 kali pe nyemprotan sebanyak 300 g/ha,” katanya.

Perlindungan busuk pelepah dan bercak daun bergaris menggunakan fungisida Hexa dan Boom Flower. Hexa bersifat sistemik dan kuratif sehingga bisa mencegah dan mengobati padi yang sudah terkena penyakit. Penggunaannya pada umur 40 dan 60 HST dengan dosis 750 ml/ha. Selain itu, Hexa juga melindungi pengisian gabah secara optimal sehingga meningkatkan rendemen sekitar 15%. Sedangkan Boom Flower berupa un sur hara mikro yang berfungsi mem per cepat pemulihan tanaman saat ter kena penyakit. Dosisnya sebanyak 1 L/ha berbarengan dengan aplikasi Hexa. Sedangkan pengendalian kresek yang diakibatkan oleh bakteri, perlu penguatan antibodi tanaman. “Kami merekomendasikan fungisida yang bersifat bisa menguatkan antibodi tanaman atau memberikan antibodi tanaman, yaitu Flasher. Diaplikasi 3 kali: umur 20, 40, dan 60 HST, dengan dosis 250 ml/ha untuk preventif dan menguatkan tanaman,” lanjut Dudy.

Varietas Unggul

Selama La Nina, Junaidi Sungkono me nyarankan petani untuk menggunakan varietas padi yang tahan air, tahan roboh, dan toleran OPT kemarau, seper ti wereng atau penggerek batang. Sa at kemarau basah kerap terjadi hujan disertai angin kencang, “Varietas yang tahan roboh sangat disarankan di samping tahan wereng,” ungkap Dirut PT Agri Makmur Pertiwi, produsen benih padi dan hortikultura di Surabaya itu. Salah satu benih padi varietas unggul yang cocok ditanam menghadapi kendala musim kemarau basah adalah Pak Tiwi-1.

Varietas padi rakitan Junaidi itu unggul dalam genangan air, sa ngat tahan roboh. “Varietas ini sangat tahan roboh, sudah teruji 10 tahun di lapangan. Tahan genangan air, terendam sampai 30 cm tidak masalah. Bahkan di beberapa lokasi diujicobakan minapadi (tanam padi berdamping an dengan budidaya ikan dalam sa tu petak), tahan roboh, tahan wereng, pemakaian pestisida relatif kurang, ikan di bawah tumbuh subur, produksi padi juga tinggi,” urainya. Varietas ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap wereng dengan jumlah anakan banyak, dan jarak ta namnya bisa direnggangkan.

Jika di ban dingkan varietas lain, katanya, umur Pak Tiwi-1 relatif lebih panjang, mengurangi pemakaian pupuk urea hingga 25%, dan menghasilkan nasi pulen. “Bahkan kalau airnya sama de ngan beras lain, nasinya bisa sedikit pera (agak keras). Jadi bisa dua fungsi: pu len dan pera,” imbuhnya. Kebutuh an benih yang sedikit, menghemat pe ma kaian urea dan pestisida membuat Pak Tiwi-1 bisa menurunkan biaya produksi.

Padi Tetap Sehat Saat Cuaca Lembap

Musim kemarau basah memberikan ancaman biotik dan abiotik pada tanaman padi. Menurut Dudy Kristyanto, Marketing Manager PT Bina Guna Kimia, ancaman abiotik berkaitan dengan aktivitas La Nina, seperti adanya genangan air hingga banjir. Sedangkan ancaman biotik berupa tekanan organisme peng ganggu tumbuhan (OPT). Bagaimana agar padi tumbuh optimal?

Beragam OPT

La Nina membentuk cuaca yang panas dan lembap. Dudy menjelaskan, kondisi lembap bisa terjadi karena basah akibat hujan, jarak tanam terlalu rapat, dan pemupukan berlebih. Akibatnya, penya kit seperti blas, busuk pe lepah, hawar daun bakteri, dan bercak daun bergaris mudah mengancam. Jika tidak ditangani secara optimal, ancaman biotik ini akan muncul. Blas misalnya, mudah muncul dalam saat panas dan hujan bergantian. Cendawan Pyricularia oryzae penyebab blas menyerang mulai dari benih dan perlahan-lahan menyebar ke daun.

Bentuknya mulai dari titik hitam keunguan kemudian membesar membentuk segi empat dan terus berkembang menuju malai. Petani menyebutnya patah leher. Artinya, pengisian malai diblok cendawan. Kerugian yang bisa dialami petani karena blas bisa 100% atau tidak panen atau puso. Setelah pindah tanam, sambung Dudy, kondisi lembap atau banyak angin bisa menimbulkan hawar daun bakteri alias kresek yang disebabkan Xanthomonas oryzae pv oryzae. Terjadinya mulai dari fase pembentukan anakan, sekitar umur 15-20 hari setelah tanam (HST) hingga fase pembentukan daun bendera. “Ini terutama untuk daerah hamparan.

Dengan bantuan kelembapan dan angin, kresek sangat mudah menyebar, menyebabkan kerugian hingga 70%,” jelasnya. Bercak daun bergaris menyerang ketika fase primordia atau bunting. Penyakit yang disebabkan bakteri X. campestris pv oryzicola ini mengganggu proses pengisian gabah karena da un bendera mengering banyak gabah hampa. Kerugian yang diakibatkan se kitar 40%. Selain itu, hama wereng juga menyukai cuaca lembap kemarau basah. Ada beberapa upaya pengendalian cekaman biotik akibat La Nina, yaitu menggunakan padi varietas unggul, mengurangi pupuk urea, jarak tanam tidak terlalu rapat, dan pengendalian hama terpadu (PHT).

Mencegat OPT Selamatkan Panen

Salah satu penyebab tingginya harga cabai di pasaran adalah sedikitnya pasokan cabai aki bat petani mengalami gagal panen. Kega galan panen ini dapat dipicu gangguan cuaca yang ekstrem dan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). “Pada musim pancaroba seperti ini banyak kasus penyakit patek jadi tanaman terganggu. Itu merupakan ancaman karena produksi akan turun. Kalau barang sedikit artinya harga naik,” papar Abdul Hamid, Bendahara Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI).

Selain patek, menurut Dedy Koerniawan, Head of Marketing Commercial Unit Indonesia PT Syngenta Indonesia, menyebut virus kuning sebagai penyebab potensi produksi berkurang drastis bila tidak ditangani. Memang, tanaman yang terkena virus kuning tidak akan mati tetapi menjadi kerdil. “Tanaman dengan potensi 1,5–2 kg (per tanaman) tidak sampai 0,5 kg saat panen. Makanya perlu dieradikasi dan dibakar,” terang Dedy.

Organisme Pengganggu Tumbuhan

Sementara itu Syawaludin, Service and Sales Representative DuPont Indonesia area Bogor, Sukabumi, dan Cianjur, membagi hama yang menyerang tanaman cabai menjadi dua, yaitu hama perusak daun dan hama pengisap penusuk. “Saat ini paling banyak hama trips dan lalat putih. Ini sangat berbahaya karena keduanya merupakan vektor pembawa virus.” jelasnya saat diwawancarai AGRINA pada acara Pekan Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan di Balai Besar Peramalan Organ isme Penggangu Tumbuhan (BBPOPT), Jatisari, Karawang (25/5). Berdasarkan pemantauan di lapangan, sudah banyak daerah terkena hama lalat putih atau kutu kebul yang membawa virus kuning seperti Garut, Lem bang, Cipanas, sampai Tasikmalaya.

Dedy mengingatkan, fenomena La Nina atau kemarau basah yang diprediksi terjadi tahun ini berpotensi menyebabkan banyaknya hama dan kombinasi penyakit yang menyerang tanaman cabai. “Kemarau basah akan menyebabkan terjadinya perubahan signifikan dari siang ke malam karena curah hujan. Karena sebab itu, pasti patogen-patogen penyakit akan lebih mudah berkembang sehing ga kemungkinan penyakit pun akan lebih banyak,” jelasnya. Ia menambahkan, “Hama akan banyak terutama trips, penyakit fusarium dan busuk buah atau antraknosa. Virus kuning bahkan sudah seperti endemik karena menyerang hampir di semua sentra.” Di sisi lain, lanjut dia, petani cabai akan tertolong dengan adanya kemarau basah karena tidak harus menyiram tanamannya.

Meskipun begitu, potensi penyakit akan lebih banyak sehingga petani harus bisa mengontrol dampak kondisi cuaca dengan pemeliharaan tanaman yang lebih baik. Perawatan ini dapat dilakukan secara manual maupun pe ngendalian hama secara kimiawi agar tanaman lebih sehat. Menurut Dedy, tanaman cabai monokultur akan lebih terarah dalam pengendalian hamanya daripada polikultur. Serangan hama pada tanaman polikultur lebih variatif tergantung jenis tanaman yang dibudidayakan. Selain itu, potensi penyakit juga lebih tinggi karena pertanaman lebih rapat.

Pencegahan dan Perawatan

Lebih jauh Dedy menguraikan shading net atau green house merupakan upaya untuk mengontrol cuaca. “Istilah pertaniannya itu melakukan modifikasi lingkungan di sekitar tanaman sehingga kelembapan, sinar matahari pada situasi yang optimal untuk pertumbuhan tanaman,” katanya. Pertumbuhan tanaman yang optimal menjadikan daya tahan tanaman lebih baik. Pengendalian OPT juga dapat dilakukan dengan menggunakan agen hayati. Wahyu Abdul Azis, salah satu penyuluh pengendali OPT Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Barat mengatakan, BPTPH Jabar memiliki agen hayati yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama tersebut.

“Kami punya agen hayati yang kami sebut dengan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) atau bakteri perakaran pemacu pertumbuhan tanaman,” jelasnya. PGPR produksi sub unit pelayanan PTPH wilayah V dapat juga digunakan untuk pencelupan. PGPR mengandung bakteri Pseudomonas fluorescence dan Bacillus subtillis yang salah satu perannya sebagai pesaing patogen dalam mendapatkan makanan sehingga pertumbuhan patogen berkurang. Untuk tanaman cabai, PGPR diambil 10 ml de ngan 1 liter air. Benih terlebih dahulu dicuci hing ga bersih kemudian benih cabai direndam sela ma dua jam dalam larutan tersebut. Sebelum dita nam/ disebar, benih tersebut dikeringkan-anginkan di tempat yang teduh.

Sisa rendaman dapat digunakan untuk menyiram persemaian. Untuk bibit/setek atau biakan vegetatif, bibit direndam beberapa saat saja kemu dian langsung di tanam. Dedy merekomendasikan perawatan tanaman dengan membentuk cabang-cabang yang lebih baik supaya tanaman tidak terlalu rimbun. Jika terlalu rimbun, hujan akan menyebabkan tanaman gampang patah, roboh dan terlalu lembap. Pena taan cabang yang baik akan mengurangi kelembapan di sekitar tanaman, aerasi lebih baik dan akan meningkatkan persentase buah yang jadi. “Setelah mendapat perawatan yang baik, mereka tinggal mengawal dan melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit. Mereka bisa menggunakan pestisida untuk itu,” tutup Dedy

Stargate 600SC Kendalikan Vektor Virus Kuning

Virus kuning dapat menyebabkan petani cabai gagal panen. “Namun pada serangan berat jika dipertahankan dengan nutrisi, kehilang an hasilnya sekitar 60%,” papar Agus Suryanto, Senior Crop Manager and Plant Nutrient PT Bina Guna Kimia (FMC Agricultural Solutions). Nekat mempertahankan ta nam an cabai sudah terserang virus hanya akan mendapatkan cabai berkualitas jelek dan hasil tidak maksimal. Virus kuning, tambah Agus, ditularkan oleh vektor utama Bemisia­tabaci alias kutu kebul.

Selain cabai, kutu kebul juga memiliki inang terong dan pepaya. “Kutu kebul kalau sudah menyerang tanaman cabai sakit, maka dia akan persisten. Ia akan terus membawa virus kuning sampai dia mati,” terang Agus di sela acara Pekan Pe ramalan OPT di Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Jatisari, Karawang (24/5). Karena itu banyak perusahan pestisida multinasional kini berlomba mengeluarkan produk untuk memerangi kutu kebul. Antisipasi Dini FMC baru saja merilis produk baru insektisida Stargate 600SC untuk mengendalikan kutu kebul. “Untuk mengendalikan virus kuning, kita edukasi petani agar mengendalikan vektornya. Petani dianjurkan melakukan antisipasi sejak awal untuk menghindari virus kuning. Sehari sebelum pindah tanam, tanaman harus diimunisasi terlebih dahulu,” terang Agus, alumnus Fakultas Pertanian, UNS Surakarta.

Caranya dengan mencelupkan polibag bibit cabai ke dalam larutan fungisida Flasher 250SC dengan konsentrasi 1 ml/l. Setelah pencelupan, bibit yang dipindahtanamkan tidak sempat layu sehingga tanaman tetap kuat menghadapi serangan virus kuning atau petani mengenalnya dengan istilah langsung ngelilir. “Flasher ini sudah menjadi kebutuhan po kok pe tani cabai seperti stimuno pada manusia untuk me ning katkan da ya ta han tubuh,” papar Agus. Selanjutnya jika terdapat serangan kutu kebul perlu segera diantisipasi dengan insek tisida Stargate 600SC. Stargate 600SC merupakan in sektisida racun kontak dan lambung yang berbahan aktif klotianidin 600 g/l juga memiliki efek repelen atau penolak. Dosis anjurannya sebanyak 200 ml per hektar. Produk ini dapat ditemukan di pasaran dengan harga Rp125 ribuRp130 ribu per 100 ml.

Selain menekan kutu kebul, Stargate 600SC pun efektif mengendalikan hama thrips (Thrips­ par­- vispinus) dan kutu daun (My­zus persicae) yang juga men jadi hama utama tanaman cabai. Stargate 600SC sudah teruji di daerah yang benar-benar terserang virus kuning dan terbukti efektif. “Hasil aplikasi Stargate 600SC menunjukkan tanaman bebas dari serangan virus kuning. Sementara tanaman di sekitarnya yang tidak menggunakan Stargate 600SC semua daunnya menguning dan sema kin keriting,” tandas Agus. Pada pertanaman cabai yang telanjur terserang virus kuning, Agus menyarankan untuk mengaplikasi Boom Flower dan pupuk spesial Microferti Shield (Allwin Wonder). Boom Flower berfungsi membentuk tunas baru dan menjaga agar serangan virus kuning tidak semakin parah. “Kombinasi keduanya memang tidak membuat war na kuning kembali hijau, tapi kuning nya semakin berkurang dan buahnya berkualitas lebih baik,” urainya. Pupuk spesial Microferti Shield berfungsi menjaga kandungan nitrat yang diolah dari nitrit pada pupuk Urea, NPK, dan ZA dapat diserap secara optimal. “Diaplikasikan dengan cara dikocor di perakaran dengan konsentrasi 1 g/l dapat menghemat Urea 50%,” jelas Agus. Hasil pada tanaman cabai sehat dapat menaikkan hasil sekitar 25%- 30%. Lihat Selebihnya : kota-bunga.net

Luar Biasa, Ini Manfaat Bengkuang Untuk Kecantikan dan Tubuh

Manfaat Bengkuang –  Adakah dari pembaca yang belum pernah menjumpai buah bengkuang? Buah ini memiliki bentuk unik menyerupai gangsing, yaitu mengerucut di bagian atas dan bawah sementara nagian tengahnya menggelembung dan tidak jarang juga terdapat lipatan sehingga menciptakan bentuk bergelombang pada buah buah ini.

Secara fisik, bengkuang menyerupai ubi namun berwarna coklat terang dan memiliki tektur kulit yang lebih halus. Hal tersebut dipengaruhi tempat tumbuhnya yang memang di dalam tanah seperti ubi. Bahkan, tumbuhan bengkoang pun sangat menyerupai ubi.

Baca Juga: Tips Memilih Catering Nasi Box

Buah bengkuang jarang ditemukan dalam produk olahan makanan. Kebanyakan buah ini hanya dimakan secara langsung baik menggunakan bumbu tambahan atau tidak. Dalam produk makanan, bengkuang biasa hadir di dalam piring rujak atau lutis bersama buah-buahan yang lain seperti pepaya dan mangga.

Bengkuang Termasuk Kedalam Jenis Umbi-Umbian

Buah yang memiliki nama latin Pachyrhizus erosus ini sangat terkenal di Indonesia. Tidak jarang juga orang yang mengira bahwa buah ini endemik nusantara.

Masyarakat mungkin lebih mengenalnya dengan sebutan bengkoang, namun dalam kamus Bahasa Indonesia, buah yang termasuk umbi-umbian itu berentri “bengkuang”. Beda lagi halnya dengan masyarakat Jawa yang menyebutnya “besusu”.

Bengkuang atau bengkoang adalah umbi yang berasal dari tanaman yang bernama sama. Tanaman bengkuang pertama kali berasal dari daerah tropis di Amerika dengan nama asli di sana adalah xicama atau jicama. Walaupun sekilas berbentuk seperti ubi, sebenarnya bengkuang adalah tanaman yang termasuk ke dalam suku fabaceae atau tergolong polong-polongan.

Yang membedakan bengkuang dengan ubi biasa adalah bahwa bengkuang mengandung banyak air, selain tentu saja karbohidrat yang sangat terlihat, sehingga sangat baik untuk menyuplai cadangan cairan bagi tubuh manusia.

Selain itu, karena kandungan karbohidratnya, umbi yang digolongkan masyarakat Indonesia sebagai buah ini sangat dapat mengenyangkan.

Kandungan air yang terdapat dalam bengkuang sangat baik bagi penderita diabetes karena tidak akan banyak mempengaruhi kadar gula dalam tubuh.

Ada pun rasa manis yang terdapat dalam buah bengkuang adalah karena oligokasarida inulin. Hal tersebut juga positif bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.

Sayangnya, karena bentuk dan cara makan yang tidak mudah untuk dilakukan di sembarang tempat, buah bengkuang lebih banyak dijadikan olahan lain ketimbang sebagai buah konsumsi.

Inilah 4 Manfaat Bengkuang Untuk Kecantikan

Kita mungkin sudah sangat akrab dengan iklan yang menawarkan kesehatan kulit dari ektrak buah bengkuang ini. Menurut penelitian, bengkuang memang mengandung banyak vitamin E yang sangat berguna bagi kulit.

Nah, sahabat, beberapa manfaat bengkuang sehubungan dengan kandungan nutrisinya itu adalah sebagai yang telah kami rangkum berikut ini.

 

  1. Pencegah Penuaan Dini

Pertama, manfaat bengkuang sebagai pencegah penuaan dini. Selain mengandung vitamin E,  bengkuang juga mengandung vitamin C yang tinggi.

Hal tersebut berguna untuk menangkap radikal bebas yang memungkinkan kulit rentan terhadap keriput atau penuaan. Untuk mendapaat khasiatnya, Anda bisa membuatnya menjadi lulur atau mengkonsumsi langsung.

  1. Mencerahkan Kulit

Kedua, manfaat bengkuang untuk mencerahkan kulit. Kolaborasi antara vitamin B1 dan C dapat membuat kulit lebih berseri. Untuk mendapatkan khasiat ini, Anda dapat mengiris bengkuang dengan tipis atau membuatnya jadi bubur. Selanjutnya, maskerkan bubur tersebut pada kulit yang Anda ingin cerahkan.

  1. Mendinginkan Kulit Iritasi

Ketiga, manfaat bengkuang untuk mendinginkan kulit yang iritasi atau terbakar. Vitamin B1 yang terdapat pada bengkuang dapat bermanfaat untuk meremajakan kulit.

Hal tersebut berguna juga untuk mendinginkan kulit yang mengalami iritasi atau peradangan. Caranya adalah dengan memberlakukannya sebagai masker.

  1. Sebagai Pelembab dan Mencerahkan Bagian Tubuh

Sebagai penyegar, bengkuang tidak hanya dapat dipakaikan pada wajah atau bagian kulit yang sensitif namun juga dapat dibalurkan ke seluruh tubuh.

Bahkan, jika Anda bermaksud mencerahkan dan melembabkan kulit bagian siku, yang biasanya memang gelap dan kering, Anda juga menjadikan bengkuang ini sebagai lulur tubuh.

Dengan bengkuang, Anda tidak lagi melulu menggunakan kosmetik yang bisa jadi mengandung bahan berbahaya. Lalu, adakah manfaat bengkuang yang lainnya selain untuk kecantikan? Tentu banyak sekali. Kami punya ulasannya untuk Anda. Simak terus ya!

Inilah 6 Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan

 

  1. Manfaat bengkuang untuk mengobati alergi pada kulit.

Bengkuang memang sangat menyayangi kulit manusia. Selain untuk kecantikan, bengkuang ternyata memiliki manfaat sebagai obat alergi. Apabila dikonsumsi secara rutin, bengkuang dapat menghilangkan gatal-gatal pada kulit akibat alergi.

  1. Manfaat bengkuang sebagai obat diabetes.

Bagi penderita diabetes mungkin sangat menghindari makanan dengan cita rasa manis. Namun, untuk bengkuang, Anda tidak perlu khawatir.

Rasa manis pada buang bengkuang bukan berasal dari glukosa biasa, melainkan berasal dari zat inulin yang justru sangat baik untuk mengobati diabetes. Namun, tentu saja menggunakan porsi yang wajar dan teratur serta pengimbangan dari nutrisi lainnya.

  1. Manfaat bengkuang untuk mengobati sariawan.

Seperti kandungan pada buah umumnya, vitamin C juga terkandung di dalam buah bengkuang.

Kita ketahui bersama bahwa vitamin C dapat berperan sebagai antioksidan untuk mengobati berbagai masalah tubuh salah satunya sariawan. Selain itu, dengan kandungan tersebut bengkuang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh kita.

  1. Manfaat bengkuang untuk mengobati beri-beri.

Meskipun penyakin beri-beri sangat jarang ditemui dalam masyarakat kita, tentu lebih baik jika tubuh tidak mengalami gejala-gejalannya.

Salah satu nutrisi yang mencegah penyakit beri-beri adalah vitamin B1. Nah, vitamin B1 terkandung banyak di dalam buah bengkuang.

  1. Manfaat bengkuang untuk obat wasir.

Secara kasat mata dapat terlihat bahwa bengkuang memiliki banyak kandungan serat. Serat pada bengkuang sangat baik untuk mengatasi wasir. Agar buang air besar lancar dan tidak sulit, baik bagi Anda meminum jus bengkuang setiap pagi.

  1. Manfaat bengkuang untuk mengatasi masalah asam lambung

Bengkuang mengandung sifal alkali yang memiliki fungsi sebagai peredam atau penyerap asam lambung dengan sangat cepat.

Seperti yang kita ketahui bahwa asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan maag. Cara terbaik untuk mendapat khasiatnya adalah dengan memakan bengkuang tanpa tambahan rasa atau pewarna.

Nah, itu tadi adalah beberapa manfaat bengkuang dalam hal kecantikan dan juga bagi kesehatan tubuh, selain murah dan mudah ditemukan buah yang satu ini memang terkenal memiliki rasa manis yang menggoda bukan? Selamat mengkonsumsi bengkuang.

Catat! Ini Tips Memilih Catering Nasi Box dan Tumpeng Paling Enak

Nasi Box – Pernahkah kamu menyelenggarakan sebuah acara dan mendapat tugas bagian konsumsi? Kamu memilih menu nasi tumpeng, sudah mencoba mencicipi rasa sampel, membayar dan datanglah hari H.

Pada saat acara, nasi box rasa enak dibagikan tapi tak banyak tamu yang mencicipi makanannya. Setelah kamu mencicipi rasa masakan tak seenak sampel. Kecewa? Sudah pasti.

Inilah salah satu contoh masalah yang sering dialami penyelenggara acara untuk urusan konsumsi. Padahal memilih konsumsi itu sangatlah penting, apalagi jika acara diselenggarakan melewati jam makan siang atau makan malam.

 

Konsumsi akan menjaga peserta dalam acara tetap fokus. Untuk itu kamu harus tetap berhati-hati dalam memilih tempat catering, jangan sampai asal pilih.

Tips Memilih Catering Nasi Box Atau Nasi Tumpeng dengan Rasa Enak

Ketika mencoba makanan sampel di tempat catering, rasa masakannya enak, presentasinya juga bagus. Tapi kekecewaan muncul karena semua pesanan yang datang tidak sesuai dengan sampel.

Hal ini sering terjadi kalau kamu tidak cermat dalam memilih vendor catering. Ada berbagai alasan yang membuat pesanan tidak memuaskan, seperti kurangnya pengalaman dari tempat catering sampai mereka hanya memikirkan soal untuk.

Maka dari itu, supaya kamu dan para tamu tidak kecewa, di awal harus melakukan pemilihan vendor catering yang mampu menyajikan makanan enak. Seperti apa caranya? Yuk ikuti tipsnya berikut ini.

  1. Pilih tempat catering rekomendasi dari teman

Tak perlu ragu untuk menggunakan jasa catering yang direkomendasikan teman. Setidaknya teman memiliki alasan tersendiri mengapa mereka merekomendasikannya. Cobalah menanyakan secara detail kepada orang yang merekomendasikan. Apakah alasan mereka menyarankan tempat catering tersebut, mungkin karena harganya yang murah atau memang rasanya enak.

  1. Melihat review jasa catering dengan teliti

Sekarang sudah banyak tuh review-review tempat catering langsung dari orang-orang yang sudah pernah menggunakan jasa tersebut. Kamu bisa mencarinya di sosial media, website catering langsung atau mungkin ada kerabat yang sudah pernah bekerja sama secara langsung. Dari situ akan terlihat bagaimanakah kualitas dari vendor, apakah dapat dipercaya atau tidak. Kamu juga akan tahu secara benar apakah kualitas mereka terjamin baik dari sampel dan makanan saat acara berlangsung.

  1. Tanyakan catering di acara yang pernah kamu kunjungi

Pada tips ketiga ini maksudnya adalah kamu bisa menggunakan jasa catering yang pernah kamu cicipi makanannya langsung di acara lain. Misalnya saja kamu datang ke ulang tahun kantor klien atau acara seminar, nah jangan malu dan ragu untuk menanyakan vendor catering apa yang digunakan. Dengan catatan rasa masakannya enak dan porsinya pas. Jadi kamu bisa datang ke banyak acara dan tanyakan apakah vendor cateringnya.

  1. Datangi tempat catering secara langsung

Kini sudah jamannya teknologi, jadi cara pemesanan pun bisa melalui telepon. Tapi jika ini pertama kalinya kamu mencari tempat catering sebaiknya datangi langsung. Apa fungsinya? Banyak, karena kamu jadi tahu seperti apakah pelayanan dan kebersihannya. Selain itu ada banyak informasi yang akan kamu peroleh yang tidak didapatkan secara online. Siapa tahu ada diskon harga bagi konsumen yang langsung datang. Kamu juga akan tahu di mana dapur catering dan apakah lokasinya jauh dari tempat acara nanti. Jadi pengantaran nasi kotak tidak terlalu jauh.

Cukup melakukan empat tips ini, kamu bisa mendapatkan vendor catering untuk nasi kotak di acara nanti yang terjamin rasanya. Konsistensi antara sampel makanan dengan yang diantarkan saat acara juga terjaga. So, luangkan waktumu untuk mencari vendor catering yang tepat ya.