Asam & Gula Jawa Pilihan

Craftoflove.id – Catering Pernikahan Jakarta. Asam jawa yang digunakan, kata Febby, tak bisa sembarangan. Harus yang segar dan baru matang di pohon. Jika belum matang, cita rasa masam pada kuenya akan terasa sangat kuat. Namun sebaliknya, rasa otentik buah asam segarnya tak akan terasa saat disantap. Maka dari itu, tak jarang Febby harus terjun langsung ke sejumlah pasar tradisional untuk membeli dan mengecek langsung kualitas asam jawa yang akan dipakainya. “Kadang kala dari 1 kilgram asam jawa yang saya beli, belum tentu semuanya memiliki kualitas yang sama. Jadi harus betul-betul dipilih,” tegas alumnus Universitas Diponegoro itu lagi.

Baca juga : rebornmind.org

Selain buah asam, yang tak kalah penting adalah soal memilih gula jawa. Pasalnya, terkadang ada saja produk gula jawa yang telah dicampur gula pasir alias tak murni lagi. “Untungnya saya sudah punya supplier tetap untuk mengongtrol kualitas gula jawanya,” sambungnya, seraya mengatakan ia dibantu 2 asisten dalam memproduksi Tamarind Cake.

Baca juga : revogayahidup.com

Ada dua varian ukuran kue asam jawa yang dibuat Febby. Ukuran besar berbobot 400 gram seharga Rp 60 ribu dan versi mini seberat 180 gram Rp 35 ribu. “Ukuran yang besar bisa disajikan untuk 4-5 porsi. Yang kecil, untuk 1-2 porsi saja,” ujar anak ke-2 dari 5 bersaudara ini. oh ya, Febby juga menyediakan variasi toping pada kue asam jawanya. Seperti kismis, prune, chocochip, dan mix nut atau campuran kacang tanah dan almon.

Masa konsumsi produk ini tak terlalu lama, hanya 3-4 hari saja. Dan pembelian dalam jumlah banyak, disarankan untuk memesan 1 hari sebelumnya. Selain memesan langsung, Tamarind Cake juga dapat ditemui di Veltvet Bake Shop yang berlokasi di Jalan Majapahit No. 127A, Semarang. Toko kue ini buka pukul 08.00- 20.00 WIB. “Saya juga aktif memasarkan kue lewat Instagram maupun Facebook. Untuk makin mengenalkan ke publik, terkadang saya juga ikut bazar kuliner, sebagai test food ke calon pelanggan,” imbuhnya.

 

Cake Asam Jawa yang Terinspirasi dari Asal Kata “Semarang”

Bagi Febby Natalia (36), asal usul kata Semarang, bukan sekadar kisah yang memiliki nilai sejarah. Nama yang konon berasal dari padanan kata asam dan arang yang memiliki arti jarangnya pohon asam, telah menjadi inspirasinya dalam memulai bisnis kue. Selaras dengan itu, kue olahannya pun menggunakan bahan utama asam jawa.

Baca juga : Catering Jakarta Selatan

Lewat nama Tamarind Cake, sajian manis yang dibuatnya mulai dipasarkan sejak awal 2016. “Alasan lainnya, masih jarang pengusaha kuliner yang melirik asam jawa untuk diolah menjadi kue,” ucap Febby. Diakuinya, uji coba untuk membuat kue asam jawa hingga layak jual terbilang cukup lama. Febby mengaku butuh waktu lebih dari 3 bulan demi mendapatkan formula adonan dan cita rasa kue asam jawa yang sesuai di lidah awam.

Proses pembuatan kue asam jawa ini dimulai dengan mengubah asam jawa menjadi selai terlebih dahulu. “Untuk membuat selainya, saya gunakan air, asam jawa, dan gula jawa,” ujar wanita kelahiran 1981 ini. Campuran bahan tadi lalu dimasak hingga mengental. Namun sebelum diolah, asam jawanya mesti direndam dulu 30 menit agar melunak dan mudah diambil sarinya.

Selai asam jawa yang sudah mengental, dicampurkan ke dalam bahan adonan kue lalu ditaruh dalam loyang kue yang bentuknya mirip asam jawa dalam kulitnya. “Bahan adonan kuenya saya gunakan resep standar. Seperti tetap menggunakan tepung, butter, gula jawa, telur, dan bahan pengembang,” paparnya. Terakhir, adonan kue dipanggang 20 menit dengan suhu 170 derajat Celsius.

Variasi Produk Kue

Kreasi olahan asam jawa ala Tamarind Cake, ternyata tak hanya pada cake saja. Febby juga memproduksi minuman sari asam jawa yang dikemas dalam dua ukuran botol plastik bening. Untuk sari asam jawa 250 ml, harganya Rp 8 ribu per botol dan ukuran botol 500 ml harganya Rp 15 ribu. Ada pula dua varian produk pastry yang disebutnya roll dan crispy. Ia mengungkapkan, tekstur roll dibuat lebih mirip roti atau cinnamon roll. Sedangkan varian crispy menggunakan bahan puff pastry.

Meski berbeda, isi kedua produk lainnya ini sama-sama menggunakan selai asam jawa buatan Febby. Harganya keduanya masing-masing Rp 35 ribu per 200 gram. “Ragam produk asam jawa ini memiliki masa konsumsi sekitar 1 minggu. Saya menghadirkan beragam jenis kudapan ini agar konsumen memiliki banyak pilihan ketika ingin menikmati cita rasa asam jawa yang segar dalam makanan,” tutur Febby.

Per minggunya, Febby memasarkan kue asam jawa sebanyak 15 loyang. Jika musim liburan tiba jumlah pesanan kue asam jawa bisa meningkat hingga 2 kali lipat. “Menjelang Idul Fitri kemarin, penjualan makin melonjak lagi,” katanya. Selain di sekitar Semarang, pemasaran Tamarind Cake telah mencakup beberapa wilayah di Pulau Jawa, seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Bandung, hingga Jakarta. Cara pengirimannya, Febby menggunakan jasa kirim kilat. Agar aman, kue dikemas di dalam boks dan dibungkus kertas cokelat. “Bila jumlah pembeliannya banyak, kue dikemas lagi dalam kardus,” jelasnya. Namun Febby mengaku belum berani memasarkan produknya hingga ke luar Pulau Jawa, demi menjaga kualitas kuenya.

Masalah Glaukoma Penyebab Kebutaan Setelah Katarak

GLAUKOMA adalah salah satu masalah penglihatan yang banyak diderita penduduk dunia. Penyakit ini juga penyebab ke butaan nomor dua, setelah katarak. Glaukoma disebabkan oleh peningkatan tekanan pada bola mata akibat menumpuknya cairan mata. Akibat tekanan ini, saraf mata yang berfungsi membawa informasi visual ke otak jadi rusak.

Cairan mata atau aqueous humour sebenarnya zat penting. Tiap hari cairan ini diproduksi dan dialirkan secara konstan dari mata ke aliran darah serta bermanfaat untuk menghasilkan tekanan guna menjaga bentuk mata. Cairan ini juga bertugas memberikan nutrisi untuk kornea pusat dan lensa. Pada orang sehat, cairan mata mengalir dengan lancar. Sedangkan pada penderita glaukoma, alirannya terganggu sehingga tertahan di dalam mata.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sedikitnya 60 juta penderita glaukoma di dunia. Empat tahun lagi, jumlahnya diramalkan meningkat sampai hampir 80 juta orang. Di Indonesia, mengacu pada data 2007, Kementerian Kesehatan mencatat prevalensi penderita glaukoma mencapai 4,6 per 1.000 penduduk. Karena itulah implan Virna jadi penting.

Menekan drastis biaya operasi glaukoma berpotensi menyelamatkan banyak orang dari kebutaan. Proses pembuatan implan Virna jelas tak mudah. Awalnya dia menguji alat ini pada mata kelinci, yang memang bentuk matanya paling menyerupai manusia. Virna memasang prototipe implannya di mata 12 ekor kelinci percobaan. Selusin hewan itu kemudian dipantau sampai tiga bulan untuk menguji keamanan implan dan dampaknya pada mata.

Peresmian Ground Breaking Skye By Crown

Proses ground breaking Skye by Crown, proyek terbaru dari Crown International Holdings Group di North Sydney, telah resmi dilakukan oleh CEO Crown Group, Iwan Sunito, bersama walikota North Sydney, Jilly Gibson. Lebih dari 95% unit apartemen sudah terjual dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun.

Baca juga : Harga genset Yanmar

Menariknya, 10% dari total penjualan disumbangkan oleh pembeli Indonesia yang merupakan salah satu pasar penting Crown Group di luar Australia. Skye by Crown terdiri dari 242 apartemen, 20 lantai, dengan fasilitas lengkap seperti foyer yang luas, toko retail di lantai bawah, pusat kebugaran di lantai atas, serta infinity pool yang terletak di puncak gedung dengan pemandangan North Sydney yang memesona.

LG Luncurkan AC Skincare Ultra Hybrid

Produk AC terbaru LG yang diluncurkan pada Maret lalu, mengusung beberapa fi tur baru. Salah satunya mampu menghasilkan hingga 78 triliun partikel ion (positif dan negatif), yang diyakini mampu memberikan kelembapan ekstra pada kulit manusia. Selain itu, AC Skincare Ultra Hybrid memiliki pengoperasian dengan 4 opsi konsumsi daya listrik, yaitu 100%, 80%, 60% dan 40%. Dengan memilih konsumsi listrik 80% misalnya, maka pemakaian listrik bisa dihemat hingga 20% dibanding kondisi normal. Ada varian produk yang ditawarkan, yaitu 1PK dengan harga jual Rp4.950.000 dan 1,5PK yang ditawarkan pada kisaran Rp6.500.000.

Ford Umumkan 4 Finalis Urban Discoveries

Ford Motor Indonesia (FMI) mengumumkan 4 fi nalis yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah utama, satu unit EcoSport Titanium AT. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye pemasaran pra-peluncuran bertajuk “EcoSport Urban Discoveries”. Keempat fi nalis yakni Rika Risnawati KR, Akbar Marmahnugraha, Rafki Chandra Wijaya, dan Arwan Soethiono, telah mengabadikan pengalaman nyata dan menarik mereka mengunjungi lokasi-lokasi “Urban Discoveries” EcoSport di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Video tersebut kemudian diunggah ke ecosportdiscoveries.co.id. Pemenang akan ditentukan dari penilaian pengunjung situs selama periode 15 April hingga 13 Mei 2014.