Emulasi Android dengan Aplikasi Andy Bagian 2

4. Portrait atau Landscape Setelah proses Setup selesai, Anda akan menjumpai layar Home Screen Android Jelly Bean. Dua mode tampilan didukung oleh Andy, yaitu portrait untuk menyimulasikan antarmuka smartphone, atau landscape untuk tablet. Untuk mengubah mode tampilan ini, klik tombol di bagian bawah jendela.

Baca juga : Jasa SEO Semarang

Selain itu, Anda juga memiliki opsi menampilkan layar Home Screen secara full screen di komputer. Di layar Homescreen juga terdapat tombol Home, Back, dan Menu yang bisa dioperasikan. Selesai sudah, kini Anda bisa menggunakan emulator Android di PC. Kini Anda bisa mengunduh aplikasi dari Play Store dan menjalankannya di komputer desktop. Namun tak sampai di situ saja, Andy juga masih memiliki ftur lain yang mungkin ingin Anda coba.

5. Remote control Andy memiliki fungsi untuk dikontrol dengan perangkat lain, seperti smartphone atau tablet Android. Syaratnya, keduanya harus masuk dalam jaringan yang sama. Fungsi ini bisa dimanfaatkan jika Anda ingin bermain game yang dikontrol dengan sensor accelerometer, sebab perangkat PC tidak memiliki teknologi ini. Anda juga bisa menggunakan fungsi remote ini untuk menjelajah menu dengan mudah dengan layar sentuh yang dimiliki smartphone. Untuk mendapatkan remote kontrol ini, ada file .APK yang harus diunduh.

Pengembang Andy memang belum merilis aplikasi remote ini di Google Play Store. Namun, Anda bisa mengunduhnya melalui link Dropbox dengan mengunjungi tautan: http://bit. ly/1isUGuw . File yang Anda unduh adalah file .APK, maka sebaiknya Anda mengunduhnya langsung dengan perangkat mobile yang ingin Anda gunakan sebagai remote control, baik smartphone atau tablet Android. Jangan lupa untuk mengijinkan aplikasi dari sumber tak dikenal (unknown sources) dalam setting perangkat. Setelah aplikasi selesai di install, smartphone atau tablet Android Anda bisa terhubung dengan komputer selama keduanya dalam jaringan yang sama.

6. Sinkronisasi Aplikasi Andy memiliki ftur 1CkickSync. Aplikasi ini berada di layar utama aplikasi di dalam emulator Andy. Dengan aplikasi ini, Anda bisa melakukan sinkronisasi semua aplikasi yang telah di-install ke perangkat mobile Anda dari Google Play Store. Caranya, setelah menjalankan 1ClickSync, klik Google Play Store lalu pilih deretan aplikasi yang ingin disinkronkan.

Emulasi Android dengan Aplikasi Andy

Aplikasi emulator Android sudah dikenal cukup lama dan banyak digunakan di PC desktop, baik dengan sistem operasi Windows atau Mac. Banyak alasan untuk menggunakan emulator di PC, seperti mencoba sebuah aplikasi, atau penasaran ingin berganti platform mobile, misal dari iOS ke Android.

Baca juga : Gambar Keren

Emulator bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi di PC, jika hal itu dirasa lebih nyaman dan mudah, seperti aplikasi messaging. Dengan demikian, pengguna tak harus bolak-balik melihat komputer dan smartphone saat ada pesan masuk. Ada juga yang bermain game Android dengan emulator. Dengan memainkannya di PC, maka tampilan layar menjadi lebih besar.

Banyak aplikasi emulator Android yang sebelumnya telah diluncurkan, seperti BlueStacks. Namun, berbeda dengan BlueStacks yang hanya bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi Android saja, aplikasi Andy menawarkan fungsi operasional sistem operasi Android secara penuh, dalam OS Windows maupun Mac. Pengguna bahkan bisa melakukan sinkronisasi perangkat Androidnya. Berikut panduan untuk memasang aplikasi Andy dan bagaimana cara menggunakannya. Tutorial ini dilakukan dengan menggunakan notebook yang menjalankan sistem operasi Windows 7 Ultimate Edition.

1.Download aplikasi Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah mengunduh aplikasi Andy dari website resminya, yaitu www.andyroid. com. Klik tombol download berwarna hijau di bagian bawah, atau jika ingin lebih cepat, bisa langsung mengetik alamat berikut ini di browser PC: bit.ly/ getandy. Saat proses download selesai, jalankan file .exe yang telah diunduh tadi. Biasanya sistem (Windows Firewall) akan menanyakan apakah file tersebut diijinkan untuk dipasang atau tidak. Ijinkan instalasi tersebut dengan klik Yes.

2. Setting akun Setelah proses instalasi selesai, jalankan aplikasi Andy di desktop. Welcome Screen akan muncul setelah beberapa saat aplikasi membutuhkan boot up. Emulator Andy menjalankan sistem operasi Android 4.2 atau Jelly Bean. Gunakan mouse untuk klik Start di pojok kanan untuk memulai proses setting. Namun, jika perangkat PC yang Anda gunakan mendukung layar sentuh, maka Anda juga bisa melakukannya dengan metode ini.

3. Sign in dengan akun Google Berikutnya Anda akan diminta untuk melakukan sign in dengan akun Google yang Anda miliki. Proses yang sama yang harus dilakukan saat pertama kali kita menggunakan perangkat smartphone atau tablet Android. Selesai proses Setup dengan memasukkan informasi yang diminta. Anda juga akan dimintai akun Google yang akan digunakan untuk aplikasi 1ClickSync, aplikasi yang bisa digunakan untuk menyinkronkan antara aplikasi Andy di smartphone dan PC, termasuk semua aplikasi dan file yang ada di dalamnya.

Antarmuka Khas Asus Terbaru

Teknorus.com – Kalau HTC punya Sense, Samsung punya Touch- Wiz, maka Asus punya ZenUI. Diperkenalkan pertama kali di ajang Mobile World Congress 2014, Asus ZenUI disebut-sebut sebagai antarmuka dengan konsep kebebasan (freedom), ekspresi (expression), dan koneksi (connection). Desainnya tampilkan tata letak yang bersih, icon ceper (?at), theme dengan warna cerah (vivid), serta animasi. Ada pula sejumlah ringtone dan bunyi notifkasi baru. Asus mengklaim ada lebih dari seribu perbaikan dan ftur baru di ZenUI. Namun yang berikutlah yang paling mudah dilihat.

Baca juga : WA WEB

* What’s Next Fitur ini berguna membantu kita mengelola jadwal. What’s Next akan memberitahukan task atau event penting berikutnya. Bahkan dengan cerdas mengenali hal-hal yang butuh reminder khusus. Dengan begitu, kita bisa fokus pada hal-hal penting. Secara default, kita bisa mengakses ftur ini dari deretan aplikasi, dari bar notifkasi, atau dari widget di home screen. Kita juga bisa tambahkan notifkasi ini di lock screen.

* Do It Later Fungsinya mirip sekretaris digital pribadi. Misalnya, ketika kita sedang makan siang dan melewatkan panggilan telepon dari bos; ftur ini akan langsung membuatkan reminder to-do list agar kita tak lupa menelepon balik setelah selesai makan. Tentu saja orang dan tugasnya bisa disetel sesuai kebutuhan; dari keluarga sampai relasi kerja, dari email dan text message sampai artikel dan video di media sosial.

* Easy Mode Untuk menjangkau rentang pengguna yang lebih luas – ke ka langan usia lebih muda dan lebih tua, antarmuka yang lebih simpel akan memudahkan migrasi dari basic phone. Tampilan Easy Mode yang memakai ikon sampai font ukuran besar sangat memudahkan kemu dahan melihatnya. Fungsi-fungsi dasar dikedepankan. Pun cara pakainya disederhanakan. Untuk mengaktifkannya, masuk saja ke Settings > Easy Mode, dan geser slider ke On.

* Share Link Fitur ini dipakai untuk sharing konten seperti foto, video, musik, aplikasi dan APK. Hanya butuh Wi Fi Direct. Lalu tinggal ketuk Send File untuk kirim fle dan Receive fle untuk terima fle. Sayangnya, hanya bisa untuk antar Zenfone. Untuk berbagi konten dengan handset Android lain, atau dengan iOS, kita harus pakai SHAREIt. Aplikasi ini bisa di-download dari Google Play Store maupun Apple App Store.

* Omlet Chat Chatting dengan teman, atau sharing foto dan video, sudah jadi aktivitas rutin pengguna ponsel. Asus mengakomodasi hal ini dengan memasukkan Omlet Chat, instant messaging garapannya sendiri. Ini mengingatkan kami pada ChatOn yang semula dibuat Samsung untuk komunikasi antar pemakai ponsel buatan Samsung saja. Seperti instant messaging lain nya, Omlet Chat gratis. Menambah teman, bikin grup ngobrol, pasang emoticon dan stiker, sampai me nambahkan aplikasi pihak ketiga untuk memperkaya fungsi – sep erti menggambar atau flter efek foto – bisa dilakukan di sini.