INDONESIA BATAL BELI SUKHOI

Kota-Bunga I NDONESIA nota kesepahaman dengan Rusia di sela kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Rusia pada Rabu-Jumat pekan lalu. Selain di bidang perta menandatangani limahanan, kedua negara menjalin kerja sama di bidang ekonomi, energi, budaya, dan perikanan. Presiden menegaskan, kerja sama di bidang pertahanan harus menekankan aspek alih teknologi, produksi bersama, pendidikan, dan pelatihan. Sebelumnya, penasihat Kremlin, Yuri Ushakov, menyatakan Rusia akan meneken kesepakatan dengan Indonesia untuk memasok persenjataan. Berdasarkan data dari situs Rostec, Indonesia bakal membeli pesawat angkut militer Airbus A400M dan delapan unit jet multifungsi Sukhoi Su-35 Flanker.

Tapi Indonesia ternyata tidak jadi membeli pesawat Sukhoi. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia harus menyelesaikan beberapa masalah. ”Sampai detik ini, peristiwa itu tidak ada karena ada beberapa hal yang harus kami selesaikan,” kata Retno di sela kunjungan. Di bidang ekonomi, kedua negara sepakat mendorong investasi Rusia di sektor maritim dan infrastruktur, seperti pembangunan kereta api dan pelabuhan. Pengembangan pembangkit listrik juga akan menjadi fokus investasi Rusia di Indonesia. Putin menegaskan, Rusia mendukung Indonesia dalam pembangunan infrastruktur berskala besar. ”Rusia tertarik dalam pengadaan berbagai jenis kapal,” ujar Putin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *