Langkah Hamil Sehat

Langkah 2 : SECARA TERATUR PERIKSA KEHAMILAN Tujuannya untuk mengetahui ada tidaknya risiko selama kehamilan. Misal, si ibu memiliki hipertensi atau (darah tinggi), dapat terjadi risiko mengalami preeklamsia. Nah, dengan menjalani periksa hamil, tekanan darahnya akan bisa dipantau, sehingga bisa terhindar dari preeklamsia. Sementara pada janin, dengan alat USG, bisa diketahui standar tumbuh kembang janin, posisi/letak janin, dan ada tidak nya gangguan perkembangan janin.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Jika diketahui terdapat masalah/gangguan, dapat dilakukan penanganan yang tepat. Dianjurkan untuk melakukan periksa hamil setiap bulan atau paling tidak minimal 4 kali selama kehamilan. Agar tidak lupa kontrol ke dokter, siapkan jadwal kapan harus cek dokter, cek darah, dll. Juga, siapkan list pertanyaan untuk disampaikan kepada dokter. Saat periksa hamil, sampaikanjuga keluhan-keluhan yang dirasakan/alami, semisal kaki bengkak, gerakan janin berkurang atau malah terlalu aktif, sesak napas, pusing, dsb. Untuk itu, carilah dokter yang kooperatif jika diberikan pertanyaan-pertanyaan dan mau mendengarkan keluh ankeluhan.

Langkah 3 : MENERAPKAN GAYA HIDUP SEHAT Setop rokok dan alkohol! Selain menyebabkan gangguan jantung pada ibu, rokok mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin sehingga berat bayi lahir rendah (BBLR). Sementara alkohol bisa menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome (FAS), ditandai de ngan pertumbuhan janin yang tidak normal, wajah bayi yang abnormal, dan kerusakan susun an sistem saraf. Lakukan olahraga rutin dan tidur/istirahat yang cukup. Kurang tidur dan olahraga bisa mengakibatkan gangguan kesehatan lantaran daya tahan tubuh yang kurang.

Langkah 4 : MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH Daya tahan tubuh ibu hamil mudah menurun, sehingga rawan terserang penyakit. Untuk itu, menjaga kebersihan diri sangat penting, seperti: mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan organ intim agar terhindar dari keputian.

Langkah 5 : MEMBERIKAN STIMULASI PRALAHIR Stimulasi pra lahir bermanfaat untuk merangsang persalinan agar lahir tepat waktu/se suai usia kehamilan. Stimulasi pralahir dapat dilakukan dengan berjalan kaki atau berhubungan seks agar terjadi kontraksi, bisa juga de ngan proses induksi (menggunakan obat melalui infus). Tentu stimulasi pralahir dilakukan bila sudah terdapat tanda-tanda persalinan atau sudah tiba HPL (hari perkiraan lahir), tetapi bayi tak kunjung lahir.

Sumber : https://eduvita.org/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *