Masalah Glaukoma Penyebab Kebutaan Setelah Katarak

GLAUKOMA adalah salah satu masalah penglihatan yang banyak diderita penduduk dunia. Penyakit ini juga penyebab ke butaan nomor dua, setelah katarak. Glaukoma disebabkan oleh peningkatan tekanan pada bola mata akibat menumpuknya cairan mata. Akibat tekanan ini, saraf mata yang berfungsi membawa informasi visual ke otak jadi rusak.

Cairan mata atau aqueous humour sebenarnya zat penting. Tiap hari cairan ini diproduksi dan dialirkan secara konstan dari mata ke aliran darah serta bermanfaat untuk menghasilkan tekanan guna menjaga bentuk mata. Cairan ini juga bertugas memberikan nutrisi untuk kornea pusat dan lensa. Pada orang sehat, cairan mata mengalir dengan lancar. Sedangkan pada penderita glaukoma, alirannya terganggu sehingga tertahan di dalam mata.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sedikitnya 60 juta penderita glaukoma di dunia. Empat tahun lagi, jumlahnya diramalkan meningkat sampai hampir 80 juta orang. Di Indonesia, mengacu pada data 2007, Kementerian Kesehatan mencatat prevalensi penderita glaukoma mencapai 4,6 per 1.000 penduduk. Karena itulah implan Virna jadi penting.

Menekan drastis biaya operasi glaukoma berpotensi menyelamatkan banyak orang dari kebutaan. Proses pembuatan implan Virna jelas tak mudah. Awalnya dia menguji alat ini pada mata kelinci, yang memang bentuk matanya paling menyerupai manusia. Virna memasang prototipe implannya di mata 12 ekor kelinci percobaan. Selusin hewan itu kemudian dipantau sampai tiga bulan untuk menguji keamanan implan dan dampaknya pada mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *