Founder & Chef Bittersweet Corner

Perempuan kelahiran Los Angeles, Amerika Serikat ini tak hidup dalam dunia glamour meski Elaine sangat berpotensi untuk berada di sana. Anak bungsu dari 3 bersaudara ini menghabiskan masa kecilnya di Singapura. Sebelum kuliah di Amerika, Elaine bekerja selama setahun di dunia bisnis fashion untuk mengetahui minat dan bakatnya. Sekolah bisnis Northeastern University di Boston akhirnya jadi pilihannya.

Sejak kecil, kenangan sang oma yang rajin membuat kue begitu lekat dalam ingatannya. Di saat bersamaan, ia melihat banyak sekali anak Indonesia yang kekurangan biaya untuk bersekolah. Ia ingin menggabungkan keduanya agar hidup tak sekedar soal sukses sendirian. Mulailah Elaine rajin membuat kue untuk acara amal. Resep-resepnya ia pelajari dari internet, buku, dan mengunjungi ratusan cakeshop untuk dipelajari citarasanya. Bermodalkan sebuah oven kecil dan semangat tinggi, ia lantas mulai membuat dan menjual kue-kue buatannya.

Hasilnya sepenuhnya ia sumbangkan untuk anak-anak di Indonesia yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan. Kue-kue buatan Elaine memang istimewa dan begitu berbeda sehingga hasil karyanya langsung dikenal di lingkungan warga Indonesia di Boston. Fruit tart adalah signature cake yang begitu disukai teman-temannya. Awalnya ia menjual kue-kue di sebuah acara kumpul kumpul. Banyak orang yang jatuh cinta dengan fruit tartnya. Lantas pesanan pun mengalir dan jadi begitu popular di Boston.

Tetapi berjualan fruit tart yang laris-manis saja tidak cukup baginya. Elaine ingin lebih dari pembuat pastry yang lezat. Bersama beberapa temannya, perempuan yang lulus dari Norteastern University jurusan bisnis, ini lalu mendirikan Greater Indonesia Future Through Sponsorships di Boston. Ia berinisiatif mengadakan acara yang hidangannya dibeli dan disumbangkan sepenuhnya. Aktivitasnya di Amerika itulah yang membawanya terus fokus pada amal melalui kue-kue panggangannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *